Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Tutup Tahun 2020, BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
SIAK (INDOVIZKA) - Meski dalam masa Pandemi Covid-19, BOB PT BSP Pertamina Hulu masih tetap komit meningkatkan produksi Migas sesuai arahan dari SKK Migas. BOB terus menerapkan dan melaksanakan Protokol Kesehatan dengan ketat untuk memastikan bahwa pekerja ataupun mitra kerja tetap bekerja dengan selamat.
Dalam usaha meningkatkan produksi Migas di tahun 2020, BOB sudah melakukan pengeboran sebanyak 3 (tiga) sumur, yaitu sumur BNE P01, BNE P03 dan BNE R04. Di penghujung 2020 ini, BOB kembali melakukan pengeboran berupa Tajak sumur pengembangan Pusaka P01 yang berlokasi di Desa Dosan, kecamatan Pusako, kabupaten Siak, Riau.
Tajak sumur ini akan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan yang ditaja oleh SKK Migas dalam kegiatan “Hulu Migas Menyambut 2021” yang dilakukan secara virtual.
Dalam kegiatan yang diberi tajuk "No Production Decline with Massive, Agressive and Efficient Activies", Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno dalam sambutan secara virtual memberikan apresiasi yang luar biasa kepada BOB terkait pelaksanaan tajak sumur yang dilakukan di akhir tahun 2020.

“Sumur Pusaka P01 diharapkan bisa menunjang produksi Migas di tahun 2021, karena sumur Pusaka adalah sumur pengembangan, yang langsung memberikan kontribusi positif terhadap produksi di tahun 2021," ujar Julius Wiratno.
Deputi Operasi SKK Migas ini juga mengingatkan kepada para pekerja BOB agar untuk tetap menjaga keselamatan dalam bekerja dan terus menerapkan protokol kesehatan terkait pandemi Covid-19.
General Manager BOB PT BSP Pertamina Hulu, Raihan, menjelaskan bahwa pengeboran sumur Pusaka P01 ini nantinya akan berlangsung selama 13 hari dengan rencana kedalaman kedalaman 1940 ft. Target formasi yang akan dicapai adalah lapisan Bekasap dengan produksi awal diharapkan minimal 80 barrel per day. Jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam kegiatan pengeboran ini sekitar 80 orang, dengan sekitar 50% merupakan warga tempatan dan tanpa tenaga kerja asing.

“Setelah penyelesaian sumur Pusaka P01, nantinya kita terus melanjutkan pengeboran sumur sumur pengembangan lainnya di area Pusaka dan Pedada,” ujar Raihan
Melalui kegiatan pengeboran di awal tahun dan dengan tetap didukung kegiatan rutin perawatan sumur diharapkan BOB akan mampu menaikkan produksi dari 8,600 bopd saat ini menjadi 9,000 bopd.
Terkait Tajak sumur Pusaka P01, Direktur PT Bumi Siak Pusako, Iskandar menjelaskan bahwa PT BSP di masa pandemi Covid-19 ini masih tetap akan melakukan investasi untuk bisa meningkatkan produksi Migas di tahun 2021 mendatang.
“Kita mendukung BOB sepenuhnya dalam program pemboran di BOB tahun 2021 sesuai target dari negara guna mencapai target program 1 juta barel di tahun 2030," ujar Iskandar. (Advertorial)
.png)

Berita Lainnya
Dua Plt Kadis Dicopot, Ini Penjelasan Sekda Inhu
Dua Bus Terbakar di Tampan, Kerugian Mencapai Rp800 Juta
Gubernur Riau Dijadwalkan Lantik 10 Kepala OPD Siang Ini
Posko Penyekatan Sepi, Operasional Pelabuhan Sei Duku Masih Normal
Waah! Undian Simpedes BRI Tembilahan Total Hadiahnya Jutaan Rupiah
Perjalanan Dalam Provinsi Riau Tak Perlu Pakai Surat Kesehatan
Jalan Tol Pekanbaru-Rengat Tunggu Persetujuan Kementerian PUPR
Stok Bahan Pangan di Siak Cukup Sampai Idul Fitri
Sekda Kuansing Langsung Ambil Apel Pagi Perdana, Dedi Sambudi Tekankan Disiplin dan Tugas ASN
Keberlanjutan Ekologis Jadi Pilar Strategis Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045
Kebakaran, 8 Unit Bangunan di Belaras Hangus Jadi Abu
Baleho PJ Bupati Inhil Lama Masih Terpampang, Begini Jawaban Bawaslu