Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Ini Penyebab Belajar Tatap Muka di Sekolah Pekanbaru Belum Bisa Dimulai
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Pemetaan Penyebaran Covid-19 di kecamatan di Kota Pekanbaru sampai kini belum selesai. Kondisi itu salah satu yang membuat belajar tatap muka belum bisa dilaksanakan.
"Kita masih menunggu hasil pemetaan zonasi penyebaran Covid-19. Memang ada rencana kita dalam waktu dekat, tetapi kita belum bisa memastikan itu dulu," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Muhammad Jamil, Rabu (20/1/2021).
Setelah pemetaan zonasi selesai, Pemko Pekanbaru akan mempertimbangkan mana sekolah yang sudah boleh melakukan belajar tatap muka. Kata Sekda, sekolah yang bisa tatap muka hanya yang berada di zona kuning dan zona hijau saja.
"Zona merah dan orang belum bisa (sekolah tatap muka, red). Zona hijau otomatis sudah bisa ya, sedangkan di zona kuning, ada pertimbangan mana sekolah yang bisa gelar tatap muka dan belum," jelasnya.
Ia berharap, dinas terkait sudah mendapatkan hasil pemetaan pada minggu depan. "Jadi inikan sedang pemetaan. Minggu depan kita akan gelar rapat pemantapan pelaksanaan belajar tatap muka, termasuk berapa sekolah yang bisa tatap muka dan persiapannya," jelasnya.***
.png)

Berita Lainnya
Vaksinasi Kelompok Lansia di Pekanbaru Masih Rendah
Bambang Rudiansyah Resmi Daftarkan Diri Pilkades Teluk Dalam
Program MBG Dorong Pembangunan Ekonomi Daerah
Abdul Wahid: Kaum Muda Harus Mampu Mempersiapkan Masa Depan
Miliki 96 Butir Ekstasi, Warga Bagansiapiapi Diamankan Polisi
Operasi Patuh di Inhil Dimulai, Pengendara Terkaget-kaget
Sungai Reteh Segera Dinormalisasi, Zulkarnain: H Dani M Nursalam Layak Mendapat Dua Jempol
Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan 1443 H, Ini Kata Direskrimum Polda Riau
Bupati Rokan Hulu 'Menghilang', Gubernur Riau Diminta Turun Tangan
Bupati Pelalawan H. Zukri SM Hadiri Pelantikan Ikatan Keluarga Kabupaten Bengkalis Kabupaten Pelalawan
Pengedar Sabu Desa Kesuma Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Pelalawan
Delapan Pejabat Eselon II Dilantik Bupati, Sebagian Tukar Posisi Staf Ahli dengan Kadis