Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Mendagri Respon Isu ASN Tidak Netral di Pilkada Inhu 2020
INHU (INDOVIZKA) - Laporan dugaan kecurangan Pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) di Indragiri hulu (Inhu) tahun 2020 yang melibatkan Sekda Inhu Hendrizal dan Kepala Inspektorat Inhu Boyke David Elman Sitinjak yang dilayangkan Robby Ardi, ke Mentri Dalam Negeri (Mendagri) RI, sudah ditindaklanjuti oleh Mendagri dan pelapor mendapatkan konfirmasi atas proses laporan tersebut.
Dalam laporan Robby Ardi ke Mendagri menyebutkan kalau Sekda Hendrizal dan Inspiktur Boyke yang berdinas pada kantor inspektorat Inhu sudah terlibat dalam Pilkada Inhu 2020, terbukti ikut memenangkan Pasangan calon (Paslon) Bupati Inhu Rezita Meylani-Junaidi Rachman (Rajut) nomor urut 2 secara Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM) dalam bukti yang dilampirkan WhatsApp Grup "BINWAS KADES INHU".
"Laporan saya tentang keterlibatan Sekda Hendrizal dan Inspiktur Boyke sudah ditindaklanjuti oleh Direktorat Fasilitas Kelembagaan dan Pegawai Perangkat Daerah. Konfirmasi tindak lanjut ini sudah saya dapat lima hari lalu," ujar Robby Ardi Minggu (24/1/2021) di Pekanbaru ketika hendak berangkat ke Jakarta.
Pelapor TSM yang sudah berhasil menyeret 1 Kepala Dinas dan 5 Kepala Desa di Inhu ini menjadi tersangka, dibuktikan oleh tim Sentra Gakumdu Inhu dalam menindaklanjuti laporan pelapor keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pilkada Inhu untuk memenangkan Paslon Rajut nomor urut 2 unggul 308.
"Pilkada Inhu yang semestinya berlangsung demokratis jujur dan rahasia, sudah dicederai oleh oknum-oknum pejabat di Inhu dan Kepala desa. Saya lihat hanya di Inhu Kades yang berani deklarasi mendukung Paslon Bupati. Syukurlah perkaranya terbukti di Pengadilan, yaitu Kades Talang Jerinjing," ujar pelapor.
Selain pelapor melaporkan Sekda Hendrizal dan Inspektur Boyke ke Mendagri, pelapor menjelaskan juga kalau dirinya juga secara resmi melaporkan ketidaknetralan Sekda Hendrizal dan Inspektur Boyke ke KASN, BKN Regional XII, ke Inspektorat Provinsi Riau, dan ke Bawaslu Provinsi Riau.
"Kami masyarakat Inhu berharap oknum pejabat yang terlibat dan terbukti ikut memenangkan salah satu Paslon Bupati di Inhu diberhentikan dari ASN," harap pelapor.
Menurut pelapor, konfirmasi tindak lanjut atas laporannya terkait Sekda Hendrizal dan Inspiktur Boyke dari Mendagri RI melalui email, namun untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut proses laporannya di Mendagri RI dirinya langsung ke Jakarta untuk melakukan konfirmasi langsung ke Mendagri.
"Besok saya akan tanyakan langsung tindak lanjut laporan saya ke Direktorat Fasilitas Kelembagaan dan Pegawai Perangkat Daerah di Mendagri RI," jelas Robby Ardi seraya mengatakan Undang-Undang dan Hukum saja tidak cukup, tanpa ada yang berani memperjuangkan keadilan dan kebenaran.
.png)

Berita Lainnya
Tak Ada Kampanye Jelang PSU, Gerindra Lakukan Strategi 'Bisik Tetangga' untuk Menangkan Sukiman
Massa Hadang Tim Eksekutor dari Kejari Pelalawan dan DLHK Riau
Tinjau Lokasi Banjir di Kuala Sebatu, Bupati Wardan Sebut Tanggal 6 Sudah Ada Alat Turun Bekerja
Mendekati Lebaran Idul Fitri 1446 H, Pemda Kampar Gencar Operasi Pasar
Belajar Tatap Muka di Pelalawan Berjalan Tiga Hari, Tidak Ditemukan Kelalaian
Satgas TMMD ke 111 dan Warga Pikul Material ke Lokasi Pekerjaan Jalan
Hanya Rp40 Ribu, Bandara SSK II Pekanbaru Gunakan GeNose C19 Mulai Senin Depan
Hari Sumpah Pemuda 2021 Bawa Berkah, Ini Cerita Ade Artanto Perdana Donor Darah di KNPI
Bupati Wardan Ikuti Pengajian Akbar Bersama Ustadz Kondang Zacky Mirza di Kempas
Kejari Tembilahan Musnahkan Barang Bukti dari 93 Tindak Pidana
U-Turn Ditutup, Dishub Pekanbaru Imbau Pengendara Gunakan Jalan Alternatif
Personel Koramil 12/Batang Tuaka Giat Patroli dan Sosialisasi Karlahut di Sungai Luar