Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Mantan Dirut PT GCM Meninggal Dunia Saat Menjalani Hukuman Di Rutan
INDOVIZKA.COM - Terpidana korupsi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) ke BUMD PT Gemilang Citra Mandiri (GCM), Zainul Ikhwan, meninggal dunia.
Mantan Direktrur Utama PT GCM itu menghempuskan napas terakhir ketika masih menjalani masa hukuman di Rutan Kelas I Pekanbaru.
Kabar duka itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Inhil, Haza Putra. Menurut Haza Putra, mantan Kepala Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau itu berpulang karena sakit
"Infonya meninggal karena sakit gula dan merembet ke jantung," ujar Haza Putra, Ahad (4/6/2023).
Haza Putra mengatakan, almarhum sempat dibawa ke Rumah Sakit Petala Bumi untuk mendapatkan perawatan medis tapi nyawanya tidak tertolong.
"Meninggal sekira jam 9 malam tadi (Sabtu malam, red)," kata dia.
Jenazah almarhum sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan. "Rumah dan keluarga almarhum di Pekanbaru," tutur Haza Putra.
Untuk diketahui, Zainul terlibat kasus korupsi penyertaan modal ke PT GCM bersama mantan Bupati Inhil, Indra Muchlis Adnan. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) tindakan itu merugikan negara Rp1,157 miliar.
Perbuatan berawal pada tahun 2004. Ketika itu Indra Muchlis Adnan yang menjabat sebagai Bupati Inhil menunjuk Zainul Ikhwan sebagai Direktur Utama PT GCM periode 2004 sampai 2008 berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kabupaten Indragiri Hilir Nomor: KPTS.250/XI/HK-2004 tanggal 30 November 2004.
Pada Desember 2005, Zainul diperkenalkan oleh Indra Muchlis dengan saksi Kemas Ibnu A Sanjaya selaku Direktur CV Ram Jaya Industri di rumah dinas Bupati Kabupaten Inhil.
Perusahaan ini bekerja sama dengan PT GCM dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berupa pengolahan batang kelapa atau penggergajian batang kelapa untuk diambil kayunya.
Kerja sama itu tanpa adanya studi awal SWOT (analysis/atau Analisa lain terhadap kekuatan, ancaman, kelemahan), tanpa ada proposal dan pra-studi kelayakan tentang prospek usaha yang menjadi objek kerja samanya.
Dalam mengelola keuangan PT GCM, tidak berdasarkan pada rencana kegiatan yang dibuat oleh PT GCM. Pengelolaan dilakukan berdasarkan arahan Indra Muchlis selaku Bupati Kabupaten Inhil sekaligus selaku pemegang saham terbesar PT GCM dengan melakukan kerja sama pihak ketiga.
Dari hasil kerja sama tersebut PT GCM tidak memperoleh manfaat sama sekali. Hal ini bertentangan dengan Pasal 12 Perda Nomor 26 Tahun 2004 tentang Pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Indragiri Hilir dan Kemendagri Nomo 20 Tahun 2000 tentang pedoman kerja sama perusahaan daerah dengan pihak ketiga.
Majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru menghukum Zainul dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 3 bulan, denda Rp200 juta subsidair 2 bulan kurundan serta membayar uang pengganti Rp359 juta lebih subsidair 2 bulan. Perkara sudah inkrah atau memiliki kekuatan hukum tetap.
Dalam kasus ini, Indra Muchlis Adnan juga sudah dinyatakan bersalah oleh hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadikan Negeri Pekanbaru. Ia dihukum 7 tahun penjara, denda sebesar Rp200 juta subsidsir 2 bulan kurungan badan, tanpa ada uang pengganti kerugian negara.
.png)

Berita Lainnya
Pj Sekda Riau Perintahkan Dinas Terkait Segera Turun dan Cek Kondisi Jalan Lintas Provinsi dan Jembatan Bolong di Tapung Hulu
Tak Keluarkan Izin Keramaian saat Tahun Baru, Kapolres Rohul: Jika Ada, Kami Bubarkan!
Jelang Pemungutan Suara, Pj Bupati Inhil Pastikan Kesiapan Pengamanan TPS
Dirut PT SPR dan Pj Gubri Raih Top BUMD dan Top Pembina BUMD Award 2024
Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla Tahun 2025 Polres Bersama Stackholder Bangun Sinergitas
Pasca Polemik di Blora, Ketua MPW Pemuda Pancasila Riau Himbau Jajarannya Menjaga Kondusifitas
MK Tak Menerima Permohonan Perselisihan Hasil Pilkada Meranti dan Kuansing
6.121 Nakes di Pekanbaru Disuntik Vaksin Covid-19, 333 Orang sudah Tahap II
Forum CSR Inhil Matangkan Persiapan Musda dan Pelantikan
Jelang Pemilu, Disdukpencapil Terus Gesa Perekaman E-KTP Bagi Pemilih Pemula
Seorang Karyawan Diduga Jadi Korban Dari SPBU ‘Nakal’ di Inhi
Sudah 4 Hari Tergenang Banjir, Warga Mengaku Belum Terima Bantuan