Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pemko Pekanbaru Dinilai Tak Komitmen Dalam Penyelesaian Sampah
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Anggota DPRD Riau Dapil Kota Pekanbaru, Ade Hartati menilai, komitmen jajaran Pemko Pekanbaru tidak ada dalam penyelesaian sampah. Persoalan sampah bahkan terus berlangsung selama dua periode kepemimpinan.
Sebagaimana diketahui, tumpukan sampah sejak beberapa waktu lalu berserakan di berbagai titik di Pekanbaru. Tumpukan sampah ini terjadi akibat kontrak kerja dengan pihak ketiga berakhir dan proses tender belum selesai.
Ade Hartati mengatakan, Pemerintah Kota Pekanbaru seharusnya melibatkan masyarakat untuk penanganan sampah, seperti yang dilakukan walikota sebelumnya yakni Herman Abduah.
"Harusnya Pemko melibatkan masyarakat. Tak perlu swastanisasi. Kalau diswastanisasi, persiapan pemerintah kota itu seperti apa, mengingat ada proses tender yang memakan waktu. Siap tidak pemerintah kota menangani sampah ini selama periode tender kosong tersebut," cakap Ade, Kamis (4/2/2021).
"Kalau tak siap, kembalikan lagi ke masyarakat. Masyarakat bisa kok dilibatkan. Ngapain buang-buang duit swastanisasi," tegas politisi PAN tersebut.
Lebih jauh, dengan sekelumit masalah persialan sampah tersebut, Ade Hartati menilai bahwa komitmen Pemko masih sangat - sangat lemah yang akhirnya masyarakat yang kembali menjadi korban.
Sebelumnya, lelang pengangkutan sampah Pekanbaru hingga kini belum selesai. Proses lelang yang diajukan akhir tahun lalu batal lantaran tidak ada perusahaan yang lulus evaluasi penawaran.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru H Muhamamd Jamil SAg MAg MSi mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengambil langkah antisipasi agar tidak terjadi lagi gagal lelang.
Sekda meminta DLHK meningkatkan sistem swakelola angkutan sampah di masa transisi ini. "Ini tanggung jawab DLHK. Jadi sistem pengangkutan sampah harus dioptimalkan jelang pengumuman pemenang lelang," kata Sekda.
Kata dia, DLHK harus menyiapkan armada yang bisa mengangkut sampah setiap hari. DLHK juga harus menyiapkan petugas yang membantu proses pengangkutan sampah secara rutin.
"Lebih ekstra dari biasaya, siapkan armada dan petugas, agar sampah dari seluruh wilayah kota bisa terangkut," jelasnya.
.png)

Berita Lainnya
PSMTI Kecamatan Kateman Bersama PT Pulau Sambu Bagikan 300 Paket Sembako kepada Anak Yatim Piatu dan Keluarga Prasejahtera
Dilema BBM di Kuansing, SPBU Sering Langka, Pengecer Harga Tinggi
Surau Baitussalam Tembilahan Rutin Laksanakan Kajian Subuh
Kades se-Inhil Studi Banding ke Lombok, HMI : Dinilai Tidak Tepat
Korban Bencana di Desa Sanglar Terima Bantuan
Gubri Sebut Rekomendasi Pencabutan HGU PT. TUM Sudah Dimeja Menteri ATR/BPN*
Alfa Scorpii Pematang Reba Gelar Pameran di Jerry Laundry, Dapatkan Promo Menarik
Begal Perempuan Diringkus Brimob Polda Riau, 5 Kali Beraksi Sejak Keluar Penjara
Bupati Pelalawan Melalui Sekda Tegaskan Fee Tanaman Kehidupan Merupakan Hak Masyarakat
India Tertarik Bangun Pabrik CPO di Riau
Setelah Pekanbaru-Kampar, SPAM Inhu-Inhil Segera Dibangun
Penuhi Standar Berkelanjutan, Kebun dan PMKS Sontang PT. APSL Raih Sertifikat ISPO