Pilihan
MTQ ke-53 Pekanbaru Perlombakan 9 Cabang, Ini Jadwalnya
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 tahun 2021 tingkat Kota Pekanbaru diperkirakan berlangsung pada pekan ketiga Bulan Maret. Kali ini ada sembilan cabang yang akan diperlombakan.
Kesembilan cabang tersebut di antaranya Tilawah Alquran, Tahfiz Alquran, Tafsir Alquran, Fahmil Alquran, Qiraah Sab’ah, Syarhil Alquran, Khattil Alquran, Karya Tulis Ilmiyah Alquran dan Hafalan Hadist.
"Hafalan Hadist cabang terbaru. Biasanyakan cuma 8 cabang, jadi tahun ini ada 9 cabang yang diperlombakan," kata Kepala Bagian Kesra Setdako Pekanbaru Sarbaini, Sabtu (20/2/2021).
Saat ini, Kota Pekanbaru masih di tengah pandemi virus corona, maka setiap cabang hanya akan diperlombakan pada siang hari dengan lama waktu perlombaan maksimal 5 hari.
"Jadi malam hari tidak ada kegiatan, hanya siang hari saja kita gelar," kata dia.
Lokasi pelaksanaan MTQ ke-53, akan dipusatkan di komplek perkantoran terpadu Walikota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya. Rencanya, astaka utama akan dibangun di Islamic Center.
"Kemudian gedung yang ada di kawasan perkantoran walikota, kita maksimalkan sebagai tempat pelaksanaan cabang-cabang MTQ," jelasnya.
.png)

Berita Lainnya
Listrik PJU Diputus, DPRD Panggil Dinas Perhubungan Pekanbaru
PWI Kabupaten/Kota di Riau Tegaskan Dukungan Penuh untuk Raja Isyam Azwar
Usulan Lengkap, Pemprov Riau Transfer Gaji Guru Bantu Rohul Rp2,2 Miliar
Ternyata Ini Sebab Kuansing Belum Juga Ajukan Pencairan Bankeu Guru Bantu
Nofrizal Bandingkan Sistem Pengelolaan Sampah Masa Walikota Herman Abdullah dengan Firdaus
DMI Tempuling dan Juleha Inhil Gelar Sosialisasi Sembelih Halal
Kabut Tebal di Pekanbaru, Pendaratan Pesawat Citilink Sempat Dialihkan ke Bandara Batam
Ruas Perbaikan Jalan Suka Karya Mulai Dikerjakan
Sekda Pekanbaru Minta Satpol PP Eksekusi Seluruh Bando
PKKMB Mahasiswa RPL S1 Ilmu Hukum UNISI Berlangsung Sukses
Bupati Pelalawan Hadiri Launching Relokasi dan Pemulihan Kawasan TN Tesso Nilo
Malam Puncak Finalis Bujang Dara 2025, Gubri Wahid: Anak Muda Jangan Ragu Jadi Melayu