Pilihan
Seluruh Kantor Pelayanan Pajak di Riau Kembali Buka Layanan Tatap Muka
PEKANBARU- Mulai Senin (15/6/2020) Kantor Wilayah DJP Riau beserta seluruh unit vertikal DJP, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) di Wilayah Riau kembali membuka pelayanan tatap muka.
Plt Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Riau Syarifuddin Syafri mengatakan, sebelumnya pelayanan tatap muka sudah dihentikan mulai tanggal 16 Maret 2020 lalu sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.
"Layanan tatap muka pada seluruh unit vertikal DJP tersebut akan mulai dibuka hari ini," ujar Syarifuddin, Senin (15/6/2020).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Ia mengatakan meski demikian beberapa layanan seperti Pendaftaran NPWP, Pelaporan SPT yang sudah wajib E-filling, Permohonan Surat Keterangan Fiskal (SKF), Validasi SSP PPhTB, Aktivasi EFIN dan Lupa EFIN akan tetap dilakukan secara online melalui kanal yang telah disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak sebelumnya melalui www.pajak.go.id.
"Untuk selain layanan tersebut sudah bisa dilakukan secara tatap muka," Cakapnya.
Ia menjelaskan dalam memberikan layanan, para petugas layanan di setiap unit kerja akan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan, seperti mengenakan masker, menjaga jarak, dan tidak melakukan jabat tangan dengan Wajib Pajak.
"Wajib Pajak yang akan memanfaatkan layanan tatap muka diminta untuk mengikuti seluruh prosedur pencegahan Covid-19 yang diterapkan diarea layanan dengan mencuci tangan, mengenakan masker dan mengikuti pengecekan suhu tubuh," Cakapnya.
Jika ditemukan Wajib Pajak dengan suhu tubuh diatas 38°C, maka Wajib Pajak akan diarahkan ke fasiiitas Kesehatan terdekat dan dianjurkan untuk menyelesaikan keperluan perpajakannya secara online. Untuk keperluan konsultasi perpajakan, Wajib Pajak diharuskan untuk membuat janji terlebih dahulu dengan petugas pajak sebelum menemui petugas di KPP.
"Mengingat pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam tatanan New Normal ini, DJP meminta agar seluruh Wajib Pajak mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan demi terselenggaranya pelayanan perpajakan yang prima," harapnya.
.png)

Berita Lainnya
Pj Bupati Herman dan Istri Tampilkan Batik Inhil di Lancang Kuning Carnival 2024
Honorer K2 Inhil Minta Perhatian Pemda di Tengah Pandemi Corona
Pilkada Aman, Partisipasi Tinggi di Tengah Pandemi
Bupati Wardan Nyatakan Inhil Siap Sukseskan Ketahanan Pangan 1000 Hektar
Terus Tingkatkan Kompetensi, Sejumlah Anggota PWI Inhil Akan Ikuti Test UKW di Dumai
Beredar Foto Penangkapan Tersangka Pembunuh? Siswi SMP Bernas
Mantan Dirut PT GCM Meninggal Dunia Saat Menjalani Hukuman Di Rutan
Rumah Yatim Gencar Bagikan Hidangan Sahur dan Buka Puasa untuk Yatim dan Duafa Pekanbaru
Sekda Minta BPR Pekanbaru Kejar Piutang Sebesar Rp2,3 Miliar
Ada Pungli Retribusi Sampah, Pemko Pekanbaru Tempuh Jalur Hukum
Pemkab. Inhil Bantah Tuduhan Tutup Mata terhadap Pungli di Sekolah
Soal Pemindahan Jenazah Non Covid-19, Inspektorat Pekanbaru: Tahap Finalisasi