Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Pekanbaru Langganan Asap, Walikota Minta Jajaran Siaga
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Kota Pekanbaru selalu menjadi langganan kabut asap jika sudah musim kemarau, akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa daerah di Riau.
Menanggapi itu, Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT meminta jajarannya bersiaga dalam mewaspadai potensi Karhutla. Meski wilayah Ibukota Provinsi Riau itu bukanlah wilayah berpotensi Karhutla.
"Pekanbaru memang bukan wilayah yang rawan kebakaran hutan, tetapi kita rawan kiriman asap. Oleh karena itu, harus bersama-sama dan bersinergi dalam mencegah terjadinya Karhutla di Riau," kata Walikota, Senin (22/2/2021).
Ia juga meminta masyarakat waspada terhadap kebakaran lahan di sekitar daerahnya. Apalagi saat ini, wilayah Provinsi Riau mulai memasuki musim kemarau.
"Kita imbau agar masyarakat waspada dalam menghadapi cuaca. Wilayah kita memang minim hutan, tetapi banyak lahan, maka kemungkinan sekecil apapun harus segera diantisipasi," kata dia.
Ia berharap semua pihak dapat tetap waspada dan tanggap. "Serta bersinergi yang baik agar peristiwa Karhutla dapat dicegah," jelasnya.
.png)

Berita Lainnya
Kasatlantas Teguh Pimpin Pemadaman di Lahan Terbakar Kuala Kampar
Ini Penjelasan Bandara Terkait Penerbangan ke Pekanbaru Dialihkan ke Batam
Sempena Hari Pers Nasional, Lima Wartawan Senior asal Riau Terima Press Card Number One
Kebijakan Larangan Mudik Menjadi Keuntungan Bagi Pedagang STC
Dua ABG Wanita di Pekanbaru Ditangkap Polsek Tampan karena Edarkan Ekstasi
Panitia Mantapkan Jadwal Pelantikan Kepengurusan PWI Riau Masa Bakti 2023-2028
Ketua PWI Dumai Apresiasi PT PHR Santuni Anak Yatim dan Janda Wartawan
Kampanye Di Kota Baru, Fermadani Siap Bangun Inhil dan Tingkatkan Perekonomian Masyarakat
Toilet Disdukpencapil Inhil Tidak Layak untuk Kelas Kantor Pelayanan
Demokrat Pekanbaru Syukuran Hasil KLB Ditolak, Agung: Selama Ini Memang Ada Penggembosan
Dugaan Pungli Retribusi Sampah di DLHK, Sekda Pekanbaru: Kita tidak Akan Lindungi
Digitalisasi Perizinan, SIP AMAN Pangkas Waktu Penerbitan PBG