Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Retribusi Sampah Tidak Masuk Kas, Pemko Pekanbaru Sebut Ada Oknum Pelaku Pungli
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Retribusi dari sampah di lingkungan masyarakat sejak awal tahun tidak masuk ke kas daerah. Penyebabnya, ada dugaan oknum berkelompok yang lakukan pungutan liar (Pungli).
Kondisi itu diakui Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT. Ia menyebut, temuan di lapangan ada oknum yang mengatasnamakan swadaya masyarakat melakukan pungutan retribusi sampah.
Kelompok ini bergerak di lingkungan dan merusak sistem pengelolaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru.
"Kelompok ini di luar sistem, dan ini yang membuat kekacauan dalam pola manajemen pengangkutan sampah. Hampir 85 persen mereka ini ada di wilayah pemukiman," kata Walikota, Ahad (9/5/2021).
Menurutnya, kelompok ini juga melakukan pengangkutan sampah dari lingkungan warga menggunakan armada pribadi. Mereka mengangkut sampah kemudian membuangnya di mana mereka mau.
Ia menegaskan, keberadaan kelompok ini ilegal. Sebab, tidak berada dalam sistem DLHK Pekanbaru, dan bukan bagian dari pemerintah kota.
"Mereka bergentayangan memungut retribusi. Selain itu mereka mengangkut sampah dari perumahan dan mereka buang entah kemana. Ini yang kita tertibkan," tegasnya.
Pemerintah kota menggandeng forum RT/RW dalam pemungutan retribusi sampah. Kerjasama ini mulai dijajaki sejak tiga bulan terakhir. Walikota menargetkan akhir bulan ini kerjasama tersebut dapat ditandatangani.
Kemudian sosialisasi dapat dilakukan terhadap masyarakat bulan Juni. Sehingga pada awal bulan Juli forum RT/RW sudah efektif melakukan pungutan retribusi sampah secara resmi yang merupakan bagian dari pemerintah kota.
"Jika pada Juli nanti, kelompok pungutan ilegal ini masih beroperasi itu resikonya hukum. Karena itu jelas Pungli," tegasnya.
.png)

Berita Lainnya
PKB akan Usung Catur Sugeng dan Taufik di Pilkada Kampar dan Pekanbaru
Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Sialang Panjang, Iwan Taruna Ajak Masyarakat Dukung Program Vaksinasi Covid-19
Korban Keganasan Buaya di Sungai Luar Inhil Belum Juga Ditemukan
Kawal Mutu dan Keamanan Pangan Saat Nataru, BBPOM Pekanbaru Gencar Lakukan Pengawasan
Seorang Remeja Nekat Lempar Petasan ke Polisi
Safari Ramadhan Pemprov Riau di Tarai Bangun, Pj Gubri dan Pj Bupati Kampar Buka Bersama
Batal Dilantik 6 Februari 2025, Gubernur Riau Terpilih Abdul Wahid Legowo, Pilih Fokus Pada Hal Ini
DP2KBP3A Inhil Gelar Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus KTP, KTA, TPPO
Buka Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II, Kapolda Riau Tekankan Hal Ini
DPRD Riau Berharap Agustus Kepastian PI 10 Persen sudah Dapat Lampu Hijau
Ketua TP PKK Riau Henny Sasmita Wahid Ajak Masyarakat Terus Peduli
Dandim 0314/Inhil Silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Baaqiyatussa'Adiyyah Tembilahan