Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Tidak Gentar, Pasukan Moeldoko Siap Hadapi AHY di Pengadilan Manapun
JAKARTA (INDOVIZKA) - Salah satu penggagas Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Hencky Luntungan mengaku tidak gentar dengan gerakan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang hari ini, Senin (8/3/2021), datang ke Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Hencky mengaku pihaknya sudah memiliki bukti yang kuat.
“Jadi tempur saja, mau di pengadilan mana pun, oke," kata Hencky kepada wartawan, Senin (8/3/2021).
Menurut Hencky, bukti yang dibawa oleh AHY dan 'pasukan'nya itu belum tentu bukti yang valid, karena Hencky mengklaim pihaknya juga memiliki bukti yang kuat dari AD ART yakni kehadiran 50 persen pemilik hak suara.
"Ya belum tentu bukti dia, kita juga punya bukti bahwa di AD ART itu dimintakan, poin B itu 50 persen. Nah ini kan sudah melebihi. Apa yang kita takut,” jelasnya.
Dijelaskan Hencky, cara AHY bersama pasukannya mendatangi Kantor Kemenkumham akibat dari kepanikan mereka, karena KLB yang berlangsung di Deli Serdang kemarin tidak ilegal.
"Ya nggak ada yang ilegal, semua punya dasar untuk melakukan," jelasnya.
Untuk itu, Hencky menyarankan agar AHY bersama pengurusnya untuk menggugat ke PTUN terkait dengan KLB yang berlangsung di Deli Serdang, yang kemudian menunjuk Kepala Staf Presiden Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
"Jadi kalau dia mau keberatan silakan gugat ke PTUN atau apa. Kan enak. Udahlah saya nggak mau layani yang gitu-gituan, orang sudah panik kok. Panik, panik, panik, panik," tutupnya.
Diketahui, pagi tadi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama ratusan kader dan simpatisan Partai Demokrat mendatangi Kantor Kemenkumham untuk menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB). Menurut mereka, KLB yang dipimpin oleh kader partai pecatan itu ilegal.
.png)

Berita Lainnya
PKB Pekanbaru Siap Usung Abdul Wahid di Pilgubri, Taufik Maju Pilwako
Soal Dualisme Demokrat, Ini Analisa Pengamat Politik
Wasekjen Demokrat Minta Moeldoko Kesatria Mundur dari KSP
Curiga Amien Rais soal Isu Jokowi Bisa Terpilih Tiga Periode
Demokrat Riau Deklarasi Pasangan Anies-AHY Capres dan Cawapres
Laksanakan Supervisi, Pimpinan Bawaslu Provinsi Riau Sambangi Kantor Bawaslu Inhil
KPK akan Hubungi Gubernur soal Aset Pemprov Riau yang Digunakan untuk Kantor Golkar
Zulkarnain Kadir Harap Orang Riau Masuk Jajaran Kepengurusan DPP PPP 2020 -2025
Silaturahmi Politik: DPW PPP Riau Temui Kesbangpol, Siap Bersinergi Bangun Riau
Bawaslu Kampar Tegaskan Jangan Ada Lagi Tindak Pidana Pemilu di Pilkada Tahun 2024
Aktivis 98 Dorong Abdul Wahid Maju Pilgubri Tuntaskan Cita-cita Reformasi
Sekolah Legislator PKB Resmi Ditutup, H Abdul Wahid : SL Tingkatkan Kapasitas Dewan dari PKB