Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
12 November 2025
Pulanglah, Ali…
16 Oktober 2025
Tekan Stunting di Masa Pandemi, RAPP Beri PMT ke Ribuan Anak
Supporting Head Estate Pulau Padang PT RAPP, Herman memberikan secara simbolis PMT dan alat kesehatan di Pulau Padang
PULAU PADANG (INDOVIZKA) - Sebanyak 2.579 bayi dan balita di Kecamatan Merbau dan Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). PMT Ini diberikan guna memperbaiki asupan gizi balita dan balita.
Kepala Puskesmas Kecamatan Merbau, dr Suhari mengapresiasi atas bantuan yang diberikan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).
Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan guna mencapai target penurunan angka stunting di daerahnya. Selain pemberian makanan tambahan, perusahaan juga memberikan bantuan alat posyandu seperti dacin, alat ukur panjang bayi, alat ukur tinggi bayi, pita ukur lingkar lengan atas untuk mengupayakan optimalisasi program posyandu.
“Kami bersyukur ada yang peduli terhadap stunting di tempat kami. Selain PMT, RAPP juga memberikan penyuluhan kepada kader posyandu kami. Jadi pengetahuan yang diberikan kepada kader posyandu nantinya akan disampaikan kepada para ibu yang memiliki anak stunting sehingga membantu perbaikan gizi mereka. Saat ini, kami sedang fokus untuk perbaikan stunting di desa Lukit, Tj Kulim, Mekar Sari, dan Sungai tengah,” tuturnya.
Supporting Head Estate Pulau Padang PT RAPP, Herman mengatakan PMT ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat, terutama ibu dan bayi yang berada di wilayah Pulau Padang. Perusahaan berupaya bersinergi dengan pemerintah untuk mendukung program pengurangan angka stunting.
“Mudah-mudahan dengan bantuan dari RAPP ini bisa membantu Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memperkecil angka stunting yang terjadi ke depan. Tentu hal ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama dalam membantu kepentingan masyarakat khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan,” terangnya pada Jumat, (19/3/2021).
Program PMT dan penyuluhan kader posyandu ini merupakan salah satu visi dari APRIL 2030 dimana perusahaan berfokus pada upaya menurunkan prevalensi tengkes (stunting) pada anak balita di Provinsi Riau.
.png)

Berita Lainnya
Perdana di Riau, Polres Kepulauan Meranti Gelar Booster Mental
Satpam LAM Pekanbaru Teror Rumah Muspidauan karena Takut Kehilangan Pekerjaan
30.516 Vaksin Covid-19 di Riau Bakal Kedaluwarsa
BPJS Ketenagakerjaan Indragiri Hilir Bayarkan Santunan JKM Rp84 Juta untuk Ahli Waris Penjaga SMA 1 Mandah
Dimulai Hari ini, Begini Syarat Ibu Hamil dan Menyusui untuk Suntik Vaksin Covid-19
Senin, Kabupaten Inhu Miliki Bupati dan Wabup Baru
Inhil Tertinggi Capaian Vaksinasi Lansia se Riau
Kabar Baik, Delapan Ribu Guru Honor di Riau Bakal Diangkat Jadi P3K
Kunjungi Lokasi Isoter, Wakapolri Semangati Pasien Rawat
THR Belum Dibayar, Ratusan Pekerja PT MAS Mogok
Tangkal Penularan Covid-19, Aktivitas BRI Pekanbaru Ditutup Sementara
Gubri Harap BKPRMI Jadi Organisasi Pembangun Spiritual di Riau