Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Warga Siak Salat Kusuf di Lokasi Pemantauan Gerhana Matahari Cincin
INDOVIZKA.COM, SIAK - Masyarakat Riau menunaikan salat gerhana (salat kusuf) di Kampung Bunsur Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Cuaca di lokasi sangat cerah.
Salat gerhana di lokasi gerhana matahari cincin (GMC) di tepi pantai ini digelar pada pukul 10.45 WIB, Kamis (26/12/2019). Masyarakat yang hadir di lokasi tampak khidmat mengikuti salat tersebut.
Salat gerhana dilaksanakan di lapangan tempat pemantauan GMC. Tampak bentangan karpet warna biru disediakan di lokasi.
Para pejabat Pemprov Riau dan Pemkab Siak ikut melaksanakan salat berjemaah. Warga yang ada di lokasi juga ikut meramaikan salat gerhana.
Di lokasi juga ada LAPAN yang akan memantau fenomena alam secara langsung dari lokasi. Saat ini cuaca terlihat cerah, terik matahari bersinar sempurna.
Lokasi pemantauan GMC saat ini dipadati warga dari sejumlah kabupaten di Riau. Kendaraan roda empat yang akan menuju ke lokasi hanya khusus jajaran pemerintah setempat.
Kendaraan umum harus sudah parkir berjarak antara 1-2 km dari lokasi. Banyaknya kendaraan yang menuju ke lokasi ini, membuat lalu lintas macet. (*)
.png)

Berita Lainnya
Gara-gara Pandemi Covid-19 Banyak Warga Pekanbaru Cerai, Kok Bisa?
Tiga Titik Lokasi Jual Takjil Bukber di Bangkinang Kota, Ini Pesan Camat
Malam ini, Sejumlah Pejabat Pengawas Pemkab Inhil Dimutasi
Meriahkan Milad Inhil, PWI Gandeng PLN Gelar Lomba Jurnalistik
BREAKING NEWS: Mobil Bea Cukai Diamuk Massa di Jalan Juanda Pekanbaru
Sudah 4 Hari Tergenang Banjir, Warga Mengaku Belum Terima Bantuan
Dua Camat di Inhu Sembuh dari Covid-19
Sebulan Diajukan, SK Pj Wako Dumai Nyangkut di Kemendagri
Pemkab Inhil Terapkan Larangan Mudik Lebaran, Posko Perbatasan Darat dan Pelabuhan akan Didirikan
Selain Dinilai Tokoh Muda Perubahan, Dukungan UAS Jadi Alasan Nasdem Usung Abdul Wahid-SF Hariyanto
HUT Ke-70 Humas Polri, Kapolda Riau: Terus Berkarya dan Tingkatkan Kualitas
Program PULUT KETAN Gubri Abdul Wahid Lindungi Guru Ngaji Hingga Penggali Kubur