Pilihan
Bupati Inhil Diminta Tidak Manfaatkan Kegiatan Pemerintah Untuk Politik
INHIL, (INDOVIZKA)- Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan diminta tidak memanfaatkan kegiatan kepemerintahan untuk berpolitik. Hal ini diketahui setelah adanya kegiatan peresmian gedung baru ruang UGD dan rawat inap UPT Puskesmas Kotabaru, Kecamatan Keritang pada Rabu (19/1/2022) lalu.
Dalam peresmian gedung UGD dan rawat inap yang seharusnya menjadi kegiatan pemerintah Kabupaten Inhil, Bupati Inhil HM Wardan terindikasi melontarkan kalimat propaganda bermuatan politis untuk terkait Pencalonan Calon Bupati Inhil Periode 2024-2029 kepada tamu undangan yang hadir.
Pernyataan kampanye Bupati Inhil itu juga diliput dan diekspos melalui media massa dan sempat menghebohkan dunia maya serta sejumlah kalangan masyarakat. Kalimat propaganda yang dilontarkan Bupati Inhil dalam kegiatan tersebut berupa penegasan terhadap sosok kader partai untuk menjadi kandidat Calon Bupati Kabupaten Inhil periode 2024-2029 mendatang dihadapan masyarakat sejumlah Kepala Desa Kecamatan Keritang yang hadir kala itu.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Wakil Ketua Komisi I (Satu) DPRD Kabupaten Inhil, Muammar Armain menyayangkan tindakan Bupati Inhil, HM Wardan yang menyelipkan kepentingan politik Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Inhil periode mendatang dalam agenda kepemerintahan.
"Peresmian itu adalah kegiatan pemda Inhil dari anggaran daerah pula, tidak seharusnya dinodai dengan bentuk kampanye pencalonan Bupati yang akan datang. Rasanya kurang etis saja," ujar Muammar, Kamis (20/1/2022).
Muammar menilai, penyampaian dukungan terhadap salah satu kandidat Calon Bupati Kabupaten Inhil oleh H Muhammad Wardan selaku Bupati Inhil dilakukan tidak dalam momen dan kapasitas yang tepat. Hendaknya, H Muhammad Wardan melontarkan propaganda politik dalam momen kegiatan politik kepartaian dan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Partai Politik.
"Ada masanya masing-masing partai melakukan kampanye Bupati Inhil masa yang akan datang, tapi bukan sekarang pesta demokrasi yang dimaksud itu di tahun 2024," papar Muammar.
Muammar berharap, Bupati Inhil, HM Wardan yang juga merupakan Ketua dari salah satu partai politik di tingkat Kabupaten Inhil dapat memposisikan diri, bertindak profesional serta lebih jeli melihat dan memilih momen.
"Saya pikir tindakan seperti ini tentunya membuat partai-partai politik yang lain akan kecewa. Tidak adil rasanya jabatan Beliau dimanfaatkan untuk kepentingan politik segelintir golongan. Saya berharap hal seperti ini tidak terulang lagi nanti," tutup Muammar.
.png)

Berita Lainnya
AMM Kampar Gelar Diskusi Publik di SMA Muhammadiyah Bangkinang
IPMR Pelalawan Berangkat ke Sumbar Distribusikan Bantuan untuk Korban Galodo
Pelarian ASN Kuansing Berakhir, Ditangkap dalam Kondisi Lusuh di Muara Lembu
RDP Bahas Sampah, Komisi IV tak Puas Dengar Penjelasan DLHK Pekanbaru
Sekda Riau Tegaskan Pergub 19 Tahun 2021 Dibuat Sesuai Undang-undang Pers
Nyuci di Cingkylaundry Aja! Grand Opening Cukup Bayar Pakai Do'a
Cuaca Riau 25 Februari 2025: Pagi hingga Dini Hari Diguyur Hujan, Berikut Wilayah Terdampak
Bupati Ajak PWI Kampar Perangi Berita Hoax
Mendagri Respon Isu ASN Tidak Netral di Pilkada Inhu 2020
PKB Inhu Gelar Rakorcab, Target 2021 Launching Kantor Permanen
PWI Minta Transparansi Pengelolaan CSR Jadi Prioritas 100 Hari Kerja PJ Bupati Inhil
Upaya Inspektorat Bengkalis Cegah Rasuah Luncurkan Aplikasi SIAP PAK