Pilihan
SBY Ketahuan Daftarkan Merek Partai Demokrat Atas Nama Pribadi, Dituding Suka Memutarbalikkan Sejarah
JAKARTA (INDOVIZKA) - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dituding secara diam-diam pada 18 Maret 2021 telah mengubah pemilik hak kekayaan intelektual (HAKI) merek Partai Demokrat menjadi atas nama pribadinya.
Sementara selama ini, sejak pertama kali didaftarkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM (Dirjen KI Kemenkumham) pada tahun 2007, pemilik merek partai berlambang Mercy itu adalah Partai Demokrat.
Sebagaimana dikutip INDOVIZKA.com dari laman situs Dirjen KI Kemenkumham, di kolom merek. Pendaftaran ulang atau pengubahan itu terdaftar dengan nomor JID2021019259 dan kini tengah dalam proses, dengan nama pemilik hak kekayaan intelektual DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA dan alamat pemilik pun turut berganti menjadi alamat rumah pribadi SBY di Puri Cikeas Nomor 2, RT.001, RW.002 KEC. Gunung Putri.
Pendiri Partai Demokrat, Hengky Luntungan, saat dikonfirmasi INDOVIZKA.com menyatakan pihaknya telah mengetahui hal tersebut. Sementara terkait tindakan itu, dirinya menuding SBY memang memiliki kebiasaan memutarbalikan sejarah dan mungkin saat ini SBY sudah sakit.
"SBY itu mungkin sakit, dan suka memutarbalikkan sejarah pendirian Partai Demokrat, tentang atribut dan lain-lain sudah didaftarkan pada tanggal 24 Oktober 2007 atas nama partai, bukan pribadi. Jadi apakah Pak SBY mau bikin Partai Demokrat perusahaan dia?" kata Hengky kepada INDOVIZKA.com, Jumat (9/4/2021).
Selain itu, dia mengaku heran terhadap tindakan dari SBY tersebut. Mengingat di tahun 2007 hak kekayaan intelektual atas merek Partai dan seluruh lambang lainnya sudah didaftarkan kekayaan intelektual atas nama Partai Demokrat.
.png)

Berita Lainnya
Mantan Bupati Inhu Ambil Formulir Pendaftaran Balon Gubri ke PDIP dan PKB
Surat Berisi Skenario Pelengseran GUS DUR Ditemukan Jurnalis
Pasangan Bupati Terpilih Sabu Rajua Didiskualifikasi, PDIP Tuding Putusan MK Otoriter
PKB Sambut Ferryandi dengan Tangan Terbuka Maju Pilkada Inhil
KPU Tetapkan Jumlah Kabupaten/Kota untuk Syarat Parpol Lolos ke Pemilu 2024
Sebut Dukungan Terus Mengalir, Afrizal Hidayat Siap Maju Jadi Calon Ketua PPP Riau
Yasonna Beri Demokrat KLB Waktu Tujuh Hari Lengkapi Dokumen
Musda Golkar Riau Segera Digelar, 18 Suara Akan Diperebutkan Calon Ketua
Kalah di 7 Pilkada Riau, Golkar Beberkan Penyebabnya
Jelang Pemilu 2024, Peran Media Harus Optimal
Bersiap Hadapi Pilkada 2024, PKB Inhil Buka Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati
Buka Muscab PKB Rohul, Abdul Wahid Dikejutkan dengan Penampilan Anak Muda Milenial PKB