Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Vaksinasi Malam di Pekanbaru Diprioritaskan Bagi Lansia
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Kalangan warga lanjut usia (Lansia) di Pekanbaru diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi di malam hari. Namun, warga bisa mengajukan untuk divaksin malam hari selama Ramadan.
Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT mengatakan, tidak ada pembatasan kuota bagi yang ingin vaksinasi malam hari. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan memprioritaskan bagi warga Lansia.
Menurutnya, hal ini dikarenakan vaksinasi bagi Lansia masih sangat jauh dari target. Jumlah Lansia yang ditargetkan untuk vaksinasi gelombang kedua ini sekitar 24.000 Lansia.
"Tidak ada istilah kuota, tetapi memang diprioritaskan untuk Lansia karena targetnya masih jauh tercapai. Sedangkan untuk pelayan publik, karena sudah melebihi target jadi kami layani sangat terbatas," kata Walikota, Rabu (14/4/2021).
Diskes Pekanbaru membuka vaksinasi Covid-19 untuk siang dan malam hari. Namun, pelaksanaan vaksinasi di malam hari hanya akan dilakukan jika ada kelompok warga yang mengajukan atau mendaftarkan diri.
"Kita adakan malam kalau ada warga yang mau, kalau tidak ya tetap siang hari," ujarnya.
.png)

Berita Lainnya
Awal Tahun Dinas PUPR Pekanbaru akan Ekspos Masterplan Pengendalian Banjir
Delapan Pejabat Eselon II Dilantik Bupati, Sebagian Tukar Posisi Staf Ahli dengan Kadis
Kunjungan ke MPP Pekanbaru Meningkat
Turnamen Sepak Bola Kapolres Inhil Cup 2023 Resmi Dibuka
Hasil Seleksi Akhir CPNS Formasi 2019 di Lingkungan Pemkab Inhil Diumumkan
8 Atlet Billiard Pelalawan Dilepas Ketua KONI dan POBSI Ikuti Kejurprov Riau
KPU Kampar Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan DPT Pilkada Serentak 2024
Bupati Inhil Hadiri Pelantikan PPS se-Kabupaten Inhil
Walikota Sebut Industri Digital Potensial dalam Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi
Bersama Selamatkan Riau, Aplikasi Membantu Selamatkan Warga
Pemprov Riau Kembali Alokasikan Bankeu Rp100 Juta Perkecamatan
Sekda Pekanbaru Ungkap Lima Kepala OPD Terpapar Covid-19