Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
"Garap" Anak Tirinya Hingga Melahirkan, Warga Lirik Ditahan Polisi
INHU (INDOVIZKA) - RSD (34) yang merupakan karyawan di salah satu perusahaan perkebunan di wilayah Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau tega menyetubuhi anak tirinya yang masih bawah umur hingga melahirkan seorang bayi di kamar mandi rumahnya.
Aib yang bisa merusak mental dan masa depan korban ini baru diketahui oleh ibu kandung korban, Sabtu 17 April 2021 pukul 08.00 WIB ketika bocah ingusan itu kontraksi hingga akhirnya melahirkan di kamar mandi.
Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.I.K melalui PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Ahad (18/4/2021) siang membenarkan kasus pencabulan dan persetubuhan anak bawah umur di wilayah Polsek Lirik tersebut.
Dijelaskan Misran, berdasarkan keterangan pelapor yang merupakan ibu kandung korban pada penyidik, awalnya dia sudah lama curiga dengan perubahan fisik anak gadisnya itu, sebut saja namanya Bunga (13), di bagian perut Bunga sudah mulai membesar, tapi dia selalu berusaha menyembunyikan kehamilannya itu.
Hingga akhirnya, Sabtu pagi, korban bolak-balik dan keluar masuk ke kamar mandi. Hal ini membuat ibu korban heran, namun tetap saja ibu korban menahan semua pertanyaan yang mengganjal di hatinya. Mungkin untuk menjaga perasaan anaknya yang baru tumbuh remaja itu.
Saat itu, korban mengeluh jika bagian perutnya amat sakit sembari masuk lagi ke kamar mandi, tak lama kemudian, korban menjerit minta tolong pada ibunya.
Bergegas ibu korban masuk ke kamar mandi dan sangat kaget melihat bagian perut korban membesar, sedangkan korban terus merintih kesakitan sambil memegang perut, korban ternyata sedang kontraksi.
Meski begitu, korban masih sempat juga menjawab pertanyaan ibunya sambil menangis, jika yang melakukan semuanya itu adalah ayah tirinya. Tak dapat dibayangkan, perasaan ibu mana yang tak hancur lebur mengetahui anaknya yang masih bocah hamil hingga melahirkan dan digarap sendiri oleh suaminya.
Meski pikirannya berkecamuk, ibu korban tetap sekuat tenaga membantu proses persalinan anaknya itu dan memanggil tetangga serta bidan yang betugas di klinik milik perusahaan tersebut. Untung saja proses persalinan anaknya berjalan lancar dan korban bersama bayinya selamat.
Sementara, warga lain yang geram melihat ulah tersangka, langsung mengamankan tersangka, membawanya ke pos penjagaan security perusahaan itu. Selang beberapa menit kemudian, tersangka dibawa ke Polsek Lirik untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Diungkapkan Misran, tersangka akan dijerat pasal 81 Ayat (1) dan pasal 82 ayat (1) undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang Jo undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.
.png)

Berita Lainnya
Kadis DP2KBP3A Inhil Hadiri Pelantikan Bunda Paud Kabupaten dan Kecamatan
Kasus Dugaan Pemerasan Dua Oknum Yang Mengaku Wartawan, IWO: Jangan Tebar Stigma Sesat di Tembilahan
Sebanyak 153.335 Ditetapkan KPU Meranti Sebagai DPS
Warga Berniat Kembalikan Bantuan Sembako ke Walikota Firdaus
PLN PEDULI Bantu Kembangkan Rumah Kreatif Desa Wisata Kampung Patin Kampar
Rakor IKMR Se Riau Keluarkan Putusan Dukung dan Menangkan Paslon Gubernur Abdul Wahid- SF. Hariyanto
Bupati Kuansing Launching Pupuk Organik Bumdes Desa Luai
Badut Cabuli Anak Dibawah Umur, Sekda Pekanbaru Minta Dinsos Lakukan Hal Ini
Digelar Malam ini, Puncak HUT Pekanbaru ke 238 Akan Dimeriahkan Artis Ibu Kota Anji
Pj Gubri Instruksikan PUPR Riau Siagakan Alat Berat di Daerah Rawan Longsor Saat Mudik Lebaran
BKD Riau Matangkan Persiapan Ujian PPPK Tahap II, 4.039 Peserta Siap Bertarung
Pekanbaru Terapkan PPKM, Hamdani: Riau Masih 10 Besar Nasional