Pilihan
Pedagang Keluar Gedung, Disperindag Minta Satpol PP Tertibkan Pasar Kaget
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Momen Bulan Ramadan dimanfaatkan masyarakat untuk berdagang. Tidak terkecuali pedagang yang biasa berjualan di pasar tradisional.
Namun, para pedagang enggan berjualan di dalam pasar dengan alasan sepi pembeli. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengungkapkan kondisi itu terjadi di Pasar Tengku Kasim di Jalan Tengku Kasim Perkasa, Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai.
"Kami sudah minta kepada Satpol PP untuk menertibkan pasar-pasar kaget itu. Kalau tak ditertibkan, otomatis para pedagang di dalam para pedagang keluar lagi," kata Ingot, Rabu (21/4/2021).
Pilihan berdagang di luar pasar disinyalir dengan alasan pendapatannya lebih besar. Apalagi kalau di pasar resmi, para pedagang harus membayar retribusi.
"Kalau di halaman pasar, orang lebih gampang belanja. Alasannya sama dengan para pedagang di Jalan Teratai," kata Ingot.
Padahal, kata Ingot pedagang lebih baik di dalam berjualan.
"Makanya, kami minta Satpol PP melakukan penertiban. Pasar kaget jangan dikasih izin. Jangan dibiarkan. Agar para pedagang berjualan di dalam pasar," ujar Ingot.
.png)

Berita Lainnya
Jalan Protokol di Pekanbaru Disekat Setiap Malam Mulai Pukul 9 Malam
Fokus ke Perekonomian dan Infrastruktur, Begini Isi Kampanye Dani di Kateman
AMM-KL Sebut EMP Bentu Ltd Menghianati Masyarakat Kecamatan Langgam
Pimpinan LAMR Terpilih Berkunjung Kekerabatan Kerajaan Indragiri
DR Wandi SH MH Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KONI Inhil
Wali Kota Pekanbaru Terima Penghargaan dari Wakapolri
Jelang Lebaran, Angkutan Pemudik di Pelabuhan Sungai Duku Meningkat Hingga 90 Persen
KPU Rohul Pastikan Tak Ada Pemilih Baru pada PSU 25 TPS di Tambusai Utara
Screenshot Mau Razia Siswa Berkeliaran Beredar, Rasidah Alfedri: Itu Hoax
Zona Merah Covivd-19, Empat Pintu Masuk Pekanbaru Disekat
Pagi Ini, Firdaus Pj Bupati Kampar Hadiri Acara KPK di Balai Serindit
Bupati Inhil Pimpin Rapat Evaluasi dan Realisasi Fisik dan Keuangan