Pilihan
Hamulian-Topan Gugat Hasil Pilkada Rohul ke MK, Begini Respon Tim Sukiman-Indra
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Proses tahapan Pilkada Kabupaten Rokan Hulu belum selesai usai pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) 21 April 2021 lalu. Penetapan hasil rekapitulasi perolehan suara yang baru saja diplenokan namun kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sebagaimana diketahui, dari hasil PSU, pasangan Sukiman - Indra Gunawan unggul dari pasangan Hafith Syukri - Erizal yang menggugat sebelumnya.
Menariknya gugatan lanjutan, dilayangkan bukan dari pasangan calon Hafith Syukri-Erizal, melainkan pasangan calon nomor urut 1 Hamulian- Syahril Topan.
Gugatan sengketa Pilkada ini sudah diajukan dengan akta pengajuan permohonan pemohon Nomor 142/ PAN.MK/ AP3/ 04/ 2021, melalui Kuasa Hukumnya, Asep Ruhiat SAg SH MH, ke MK Selasa 27 April 2021.
Menanggapi hal tersebut, ketua tim pemenangan Sukiman - Indra Gunawan, Kelmi Amri pun angkat bicara.
"Kita juga belum tahu gugatannya apa. Tapi kalau proses itu digugat, saya pikir tak ada yang bisa menghalangi. Prinsip pengadilan kan tidak boleh menolak perkara. Jadi tentu kami hanya menunggu prosesnya, karena paslon 02 (Sukiman - Indra Gunawan) kan nantinya cuma pihak terkait. Yang mereka tuntut itu kan keputusan KPU sebagai objek gugatan," kata Kelmi Amri kepada INDOVIZKA.com, Kamis (29/4/2021).
Anggota DPRD Riau ini mengatakan, semestinya tahapan berikutnya setelah PSU dilaksanakan, kemudian pleno penetapan suara oleh KPU, tiga hari setelah dikeluarkan tak ada gugatan, selanjutnya KPU pleno penetapan bupati terpilih, pengajuan dari provinsi ke kemendagri.
"Dengan adanya gugatan ini ya molor lagi, dan itu sudah pasti molor. Tapi kami yakin kalaupun proses itu berjalan, materi gugatan dilengkapi, kami yakin tak memenuhi apa yang diharapkan Paslon 01. Karena selisih suara kita dengan 01 itu jauh sekali, sampai 15 sampai 20 persen," cakap Kelmi.
Selanjutnya, Kelmi mengatakan secara politik, paslon Hamulian - Topan sebelum PSU, sudah mengakui kekalahan mereka.
"Tapi diujung - ujung paslon 01 mengajukan gugatan, kita juga kaget dan merasa aneh," tukasnya.
Sebelumnya, Kuasa hukum Hamulian - Topan, Asep Ruhiat mengakui, bahwa materi gugatan diajukan pasangan Hartop tersebut ke MK dengan termohon Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rohul adalah dugaan sejumlah kecurangan selama pelaksanaan Pilkada Rohul, Rabu 09 Desember 2020.
Dalam gugatanya, pasangan Hamulian-M Sahril Topan, meminta Mahkamah Konstitusi (MK) RI mendiskualifikasi paslon 02 Sukiman- Indra Gunawan dan paslon 03 Hafith Syukri-Erizal atau setidaknya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di semua TPS.
.png)

Berita Lainnya
3 Tahun Rusak Parah, Jembatan Penghubung di Desa Lukit Akhirnya Dibangun
Program MBG Dorong Pembangunan Ekonomi Daerah
Pramuka Tembilahan Hulu Juara Umum LT III Kwarcab Inhil 2023
Ular Sanca Berat 75 Kg Berhasil Dievakuasi TRC DPKP Inhil
Dua Tersangka Pengedar Narkotika Ditangkap Polisi Di Pangkalan Kerinci
Bupati Zukri lepas Atlet Futsal Pelalawan ikuti Kejurda Piala Gubernur
Dilantik Pj Gubri SF Hariyanto, Indra Resmi Jabat Pj Sekdaprov Riau
Vaksinasi untuk Masyarakat Pekanbaru Diperkirakan Maret
Jembatan Berlobang Talang Danto, Sunardi Anggota DPRD Kampar Angkat Bicara dan Minta Anggota DPRD Riau Dapil Kampar Harus Bersuara
Tujuh Anak Suku Duanu Inhil Lulus Tes Polri Tahun 2021
7 Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Inhil Resmi Dilantik, Berikut Nama dan Jabatannya
Terima Audiensi Bawaslu dan KPU Kampar, Direktur Polkam : Semoga Menjadi Langkah Positif Untuk Tingkatkan Literasi Politik Mahasiswa