Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Semua Pegawai Non-PNS Riau Dipastikan Masuk ke BPJS Ketenagakerjaan
PEKANBARU (INDOVIZKA) - BPJS Ketenagakerjaan menyatakan semua pegawai non-aparatur sipil negara atau PNS, masuk ke dalam program jaminan sosial dari badan tersebut, dan bukan di Taspen.
Deputi Direktur Wilayah Sumbarriau Pepen S. Almas menyampaikan saat ini masih ada Pemda kabupaten dan kota yang galau menentukan perlindungan sosial bagi pegawai non-ASN.
"Saat ini untuk perlindungan sosial non-ASN masih ada beberapa kabupaten kota masih galau apakah ke BPJS Ketenagakerjaan atau Taspen, jadi sekarang sudah dijelaskan dalam Inpres bahwa semuanya ke BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya, Rabu (16/6/2021).
Menurutnya untuk di tingkat Provinsi Riau, saat ini sekitar 16.800 pegawai tidak tetap (PTT) yang ada di lingkungan pemda tersebut sudah mendapatkan perlindungan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.
Dia memaparkan ada dua program perlindungan yang diberikan kepada PTT di Pemprov Riau, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Ke depan Pemprov juga sudah merencanakan untuk menambah program jaminan bagi para peserta tersebut, yaitu Jaminan Hari Tua (JHT).
"Dari pembicaraan kami dengan Disnaker Riau, rencananya pada 2022 bila anggaran memadai, program jaminan bagi PTT akan ditambah dengan JHT," ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau Jonli mengatakan pihaknya berkomitmen mendorong kepesertaan pekerja bukan penerima upah, termasuk di lingkungan pemda.
"Kami memberikan perlindungan kepada PTT ini, sejak 2020 lalu atau setahun sebelum keluarnya Inpres tentang percepatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Ini menunjukan komitmen Pemprov dalam melindungi pekerja bukan penerima upah di Riau," ujarnya.
Ke depan untuk mendorong kepesertaan dari kelompok tersebut, pihaknya akan menyasar kelompok asosiasi pekerja non formal, seperti supir, serta lainnya.
Adapun menurut data BPJS Ketenagakerjaan, jumlah peserta non ASN yang ada di lingkungan pemda provinsi hingga kabupaten dan kota di Riau mencapai 67.280 pekerja.**
.png)

Berita Lainnya
Masyarakat Diimbau Tidak Keluar Kota Saat Libur Panjang Akhir Oktober
Di Panggilan DPRD Pekanbaru Pertamina dan PT SGM Mangkir
Peduli Terhadap Jaminan Sosial Pekerja, Pemkab Bengkalis Terbaik I Patriana Award 2023
Mulai Besok, PDIP Kampar Buka Pendaftaran Bupati dan Wakil Bupati 2024
Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Siswanto SH MH Pamit, Dr. Eka Nugraha Resmi Jabat Kejari
Jalani Medikal Cek-Up, Kapolresta Pekanbaru: Saya Siap Divaksin Covid-19, Jangan Percaya Hoaks
Perwako TPP Direvisi, Walikota Pekanbaru Akui Ada Ketimpangan
DPC PKB Inhil Buat Bilik Sterilisasi untuk Tempat Umum
Umur 10 Tahun Sudah Yatim, Abdul Wahid Terharu Kenang Pesan Terakhir Almarhum Ayah
Imustiar Terima Kunjungan BK DPRD Sumatera Utara, Bahas Penguatan Etika dan Disiplin Dewan
3.000 Peserta Ditargetkan Donor Darah dan Plasma Konvalesen
Abdul Wahid Dukung Pembangunan Pabrik Limbah Terpadu di Riau