Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Layanan Kunjungan Lapas Bagansiapiapi Ditutup, Ada Apa?
ROKAN HILIR- Guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bagansiapiapi menutup sementara layanan kunjungan. Hal tersebut disampaikan Kalapas Bagansiapiapi Wachid Wibowo saat dikonfirmasi, Ahad(22/3/2020).
Wachid menjelaskan, penutupan layanan pengunjung tersebut telah dilakukan sejak 18 Maret hingga awal bulan April mendatang.
Penutupan sementara layanan kunjungan tersebut sesuai dengan instruksi Direktur Jendral Pemasyarakatan tentang pencegahan, penanganan, pengendalian dan pemulihan Covid-19 pada unit pelayanan teknis Pemasyarakatan.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Wachid menambahkan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi juga mengimbau kepada jajarannya untuk waspada terhadap potensi penyebaran Virus Corona (Covid-19) ke dalam area Lapas Bagansiapiapi.
Sebagai instansi pelayanan publik, kata Wachid, pencegahan dini harus dilakukan agar penyebaran virus tidak sampai menjangkit pegawai, terutama Warga Binaan Pemasyaraktan (WBP).
"Karena sangat sulit menanggulangi jika virus masuk, mengingat kepadatan di dalam hunian kita sangat tinggi dengan kontak fisik yang intens antar warga binaan," ujarnya.
Karena itu, pihaknya menerapkan Kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat (KHBS) sesuai dengan edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Cara ini cukup ampuh mencegah dan mengurangi penyebaran virus pandemi asal Tiongkok tersebut.
Pihaknya terus melakukan sosialisasi tentang upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dengan bekerja sama dengan Puskesmas.
"Adapun kegiatan lain yang dilakukan adalah pemberian contoh cara mencuci tangan dan cara batuk yang baik dan benar dengan harapan dapat mencegah sedini mungkin penyebaran virus," pungkasnya. Dgt
.png)

Berita Lainnya
EtonHouse Rolls Out Enterprise AI Workspace with OpenAI, Aligning Education with Singapore’s National AI Push
Smart Civil Festival 2025: Menumbuhkan Semangat Inovasi, Kreativitas Serta Keilmuan Dibidang Teknik Sipil Bagi Pelajar Dan Mahasiswa
Sempat Cekcok Dengan Gubri, Edy Natar Bantah Ada Kampanye Saat Safari Ramadan
Bhabinkamtibmas Desa Sialang Panjang Ingatkan Jaga Kekompakan Antar Sesama Jelang Pemilu 2024
Kapolsek Pangkalan Kerinci Hadiri FGD Pencegahan dan Penanganan Karhutla Di Pangkalan Kerinci
Diduga Serangan Jantung, Anggota DPRD Riau Ardiansyah Tutup Usia di RSUD Bangkinang
Ajak Kreatif di Dunia Digital Sejak Dini, Kemkominfo Gelar Webinar di Rokan Hulu
Sudah Belasan Hektare Lahan Kebun Kelapa Sawit di Siak Terbakar
Gantikan SF Hariyanto, Mendagri Lantik Rahman Hadi Jadi Pj Gubernur Riau
Soal Pelantikan Kadis Sosial Riau Tertutup, Ini Kata Gubri Syamsuar
Bahas Kelanjutan Pasar Induk, Pemko Pekanbaru Bakal Putus Kontrak PT ARB?
Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Hingga 15 Desember