Pilihan
Stadion Utama Riau Resmi Dikelola Investor Singapura
PEKANBARU - Setelah lama terbengkalai, Stadion Utama Riau resmi dikelola PT Sabas Lancang Kuning dari Singapura. Pengelolaan stadion eks penyenggaraan PON 2012 lalu itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur Riau H Syamsuar dengan Nazar Isyam dari, Sabtu (18/1/2020), di Hotel Premier Pekanbaru.
Pasca kesepakatan tersebut, Investor dari negeri jiran Singapura tersebut berhak memanfaatan pengelolaan Stadion Utama Riau. Nazar Isyam sendiri siap membantu Pemprov Riau dalam pengelolaan stadion yang dulu sempat bermasalah hukum.
“Ini baru dalam bentuk MoU saja, bahwa mereka siap menjadi investor pengelolaan Stadion Utama. Tentu ini yang menjadi keinginan dari Gubernur, agar stadion tersebut bisa dijadikan tempat event internasional. Yang datang itu mantan pemain Brazil, yang meninjau langsung stadion. Nah bisa saja nanti pemain-pemain Brazil, dan dari Eropa bermain di Riau melalui investor itu,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Don Aprialdii, Minggu (19/1/2020).
- Menang 2-0 Lawan Arab Saudi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Langsung Naik
- Imbang Jamu PSKC Cimahi, PSPS Pekanbaru Kembali Gagal Raih Tiga Poin
- Kalahkan Prancis di Final Sepakbola Olimpiade 2024, Spanyol Raih Emas
- Usai Prancis Gagal ke Final Euro 2024, Pelatih Didier Deschamps Pasang Badan
- Euro 2024, Spanyol Diprediksi Menang Lawan Italia
Menurut Doni, MoU antara Gubernur dan investor Singapura tersebut, belum ada menyebutkan berapa tahun mereka akan mengelola stadion tersebut. Termasuk berapa besar investasi yang akan dimasukannya dalam pengelolaan Stadion Utama Riau.
Namun prinsipnya, PT Sabas Lancang Kuning menyatakan siap membantu Riau dalam pengelolaan Stadion Utama. Ada pun teknis soal kontribusi atas hak pengelolaan, akan diatur lebih lanjut berdasarkan hasil kajian.
“Jadi belum ada disebutkan berapa lamanya, termasuk berapa pendapatan dan hitung-hutungan penghasilan dari pengelolaan stadion. Tentu akan ada nanti bentuk hitung-hitungannya, agar jelas nantinya berapa mereka dan berapa kita (Pemprov Riau, red),” jelas Doni.
"Tentu dengan masuknya mereka, bisa memberikan gairah baru persepakbolaan Riau. Dengan digelarnya event internasional, mereka kan bisa mendatangkan klub dari Eropa maupun dari Brazil. Contohnya saja kemarin mantan pemain Brazil, De Santos ikut meninjau bahkan ikut bermain dan memberikan pelatihan sedikit kepada anak-anak PPLP kita,” ujar Doni di mediacenterriau.(*)
.png)

Berita Lainnya
Shin Tae Yong Tolak Kontrak dari PSSI
Jadi Bandar Narkoba, Pria di Tanah Merah Diciduk Polisi
Tambah Jam Terbang Pemain, NIP FC Inhil Kembali Gelar Uji Coba di Pekanbaru
Cristiano Ronaldo Inginkan Zidane Jadi Pelatih Manchester United
Jangan Lupa Saksikan Besok Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Burundi
Jadwal Timnas Indonesia Vs Thailand, Laga Perdana Resmi Shin Tae-yong
Mengulik Komposisi Lini Belakang Timnas Indonesia untuk Uji Coba Laga Internasional Akhir Bulan Ini: Dipimpin Fachrudin Aryanto
Reaksi Netizen Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perunggu SEA Games 2021 usai Sikat Malaysia: Full Senyum
Phablet paling tipis Samsung siap lahir dengan bodi full logam
Timnas Indonesia vs Singapura 4-2, Skuad Garuda ke Final
PSIM Tersandung, PSPS Pekanbaru Makin Dekat ke Semifinal Liga 2
Masuk Timnas U-12, Putra Asal Riau Terpilih Ikut Kompetisi Sepak Bola Kuala Lumpur Cup Malaysia Premier’s International Youth Football