Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Setelah Piala AFF 2020, Pelatih Timnas Indonesia Kini Tatap Turnamen Lain
JAKARTA (INDOVIZKA) - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, segera mengalihkan perhatiannya menatap turnamen-turnamen lain setelah gagal membawa skuadnya meraih gelar juara Piala AFF 2020.
Skuad Garuda belum bisa mengakhiri kutukan final Piala AFF dan kembali menjadi finalis di turnamen itu untuk kali keenam setelah kalah agregat 6-2 dari Thailand dalam dua pertandingan. Leg kedua Indonesia bermain imbang 2-2, Sabtu malam, 1 Januari 2022, setelah kalah 4-0 pada Rabu.
"Saya akan menyiapkan road map timnas untuk tahun 2022," kata Shin Tae-yong, dalam konferensi pers virtual setelah pertandingan final leg kedua, Sabtu.
- Menang 2-0 Lawan Arab Saudi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Langsung Naik
- Imbang Jamu PSKC Cimahi, PSPS Pekanbaru Kembali Gagal Raih Tiga Poin
- Kalahkan Prancis di Final Sepakbola Olimpiade 2024, Spanyol Raih Emas
- Usai Prancis Gagal ke Final Euro 2024, Pelatih Didier Deschamps Pasang Badan
- Euro 2024, Spanyol Diprediksi Menang Lawan Italia
Meski gagal membawa pulang trofi juara, banyak kalahan di Indonesia, termasuk Presiden Joko Widodo, menilai penampilan timnas Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang besar. Anggapan ini didukung dengan statistik.
Timnas Indonesia berhasil mencapai final Piala AFF 2020 menjadi pembuktian tim asuhan Shin Tae-yong, setelah tiga tahun lalu tak bisa mencapai prestasi yang sama di turnamen tersebut. Selain itu, Indonesia juga terseok-seok dalam kualifikasi Piala Dunia 2022.
Saat tampil di leg kedua final Piala AFF 2020, timnas Indonesia tidak diperkuat Elkan Baggott, Victor Igbonefo, Rizky Ridho Ramadhani dan Rizky Dwi Febrianto karena dilarang otoritas Singapura. Pemerintah menganggap mereka melanggar aturan gelembung Covid-19 di sana.
Walaupun kehilangan empat pemainnya dan kalah 4-0 di leg pertama, timnas Indonesia tetap bermain penuh semangat. Mereka tampil lebih baik dan percaya diri dibandingkan dengan leg pertama. Skuad Garuda bahkan mampu mencetak dua gol ke gawang Thailand.
Timnas Indonesia juga mengalami peningkatan dalam daftar peringkat FIFA sejak 23 Desember lalu, ketika final Piala AFF belum dipertandingkan. Ketika itu, posisinya naik ke peringkat 164.
Walaupun masih di bawah Vietnam, Thailand, Filipina, Myanmar, Malaysia dan Singapura, tetapi grafik yang meningkat itu menjadi catatan apik bagi kesebelasan Indonesia.
Pencapaian timnas Indonesia hingga menembus final Piala AFF 2020 bisa mengerek posisi skuad Garuda di daftar peringkat FIFA karena turnamen itu termasuk dalam pringkat A.
Shin Tae-yong pun optimistis bisa membentuk skuad lebih tangguh untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya, termasuk SEA Games 2021 di Vietnam nanti dan Piala Asia 2023.
"Pada kompetisi berikutnya, kami akan menjadi calon juara dan itu tentu memerlukan persiapan yang baik," kata Shin dalam jumpa pers virtual setelah final melawan Thailand itu.
Pernyataan pelatih asal Korea Selatan itu tentu bukan asal sesumbar. Keyakinannya didasari fakta bahwa pemain yang bisa mencapai ke final Piala AFF 2020 kemarin rara-rata masih berusia 23,8 tahun dan sebagian besar pemain belum mencapai puncak performa, sehingga masih bisa bermain lebih bagus dan padu.
Namun, hal itu bisa terjadi jika mereka tetap bersatu salam satu tim. Faktanya, kebersamaan yang begitu lama dalam satu tim, ditambah jam terbang yang terus ditambah, menjadi faktor terciptanya sukses sebuah tim di mana pun, tak cuma di Asia Tenggara.
Pemain-pemain Thailand sudah lama bermain dalam atmosfer sama selama bertahun-tahun, apalagi beberapa di antaranya dicomot dari klub yang sama yang menjuarai liga nasionalnya.
Bermain bersama dalam waktu yang lama juga turut mendorong tim-tim seperti Italia, Prancis, Portugal, dan Argentina sukses belakangan ini.
Pengalaman Shin Tae-yong dalam menyulap Korea Selatan dari tim yang terancam tersingkir dari Piala Dunia menjadi tim yang mengejutkan di Piala Dunia 2018 di Rusia lalu, juga menjadi pelajaran berharga bagi timnas Indonesia
.png)

Berita Lainnya
Manchester City Menang Lawan Red Star Belgrade 3-1
Menang Adu Pinalti Melawan Kampar, Pekanbaru Juara Kejurda U16 2021
Forki Inhil Gelar Seleksi Jelang Porprov 2021 di Kuansing
Tim U-14 Meranti vs Inhil Jadi Penentu Bisa Lolos ke Semi Final Piala Gubri
44 Tim Memperebutkan Piala Forwari Cup II Bengkalis
Timnas Malaysia Gagal di Piala AFF 2020, Pelatih Tan Cheng Hoe Mundur
Tim Futsal Putra Bengkalis dan Inhil Lolos Babak Final Piala Gubernur Riau 2024
Atlet Panjat Tebing Riau Ikuti Kompetisi Panjat Tebing Dunia
Joel Kojo Pemain Kirgizstan 'Bantu' Loloskan Indonesia ke 16 Besar Piala Asia
Hadapi Porprov Riau 2022, PBVSI Inhil Seleksi Atlet Bola Volly di Zona 1
Jaring Pemain Potensial, Turnamen Futsal Perebutan Piala Gubernur Riau 2024 Resmi Bergulir
Hariadi Siap Maju Jadi Ketua PBVSI Inhil