Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Sosok Dedi Sambudi di Mata Sang Isteri Susilawati Syaiful
PEKANBARU, (INDOVIZKA) - Susilawati Syaiful adalah sosok yang sangat berperan dalam karier seorang Dedi Sambudi sebagai pendamping hidup. Susilawati mendampingi Dedi Sambudi sejak tahun 2004 silam.
Ketika diwawancarai, Susilawati Syaiful menegaskan bahwa Dedi Sambudi merupakan sosok yang sangat bertanggungjawab terhadap keluarganya. "Bapak ini sangat bertanggungjawab sekali dengan anak dan isterinya," ungkap Susilawati saat ditemui di Pekanbaru.
Ditambahkan Susi, selain bertanggungjawab terhadap keluarga, beliau juga bertanggungjawab terhadap tugas dan amanah yang dipercayakan oleh pimpinan.
"Bapak itu tidak pernah menilai orang jahat, dia selalu berpikiran yang baik terhadap siapa saja. Dia tidak rasa ada dendam sama sekali sama orang-orang, itulah mungkin salah satu jalan yang bisa mengantarkan bapak pada posisi karier saat ini," tegas Susi yang juga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Puskesmas Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Pada saat pertemuan ketika itu, cerita Susi, bahwa sosok Dedi Sambudi ini masih bekerja di salah satu rumah sakit.
"Saat itu jumpa bapak, dia masih bekerja dan ketemu di rumah sakit. Akhirnya sekian lama menjalin hubungan. Menikah kalau tidak salah tahun 2004," tambah Susi didampingi Dedi Sambudi kala ditemui.
Disebutkan Susi, bahwa dirinya mendampingi mulai dari beliau dari staf biasa sampai pada posisi Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Kampar.
"Bapak itu bekerja tidak ada beda. Baik dari staf biasa sampai saat ini, ya sama aja, dimana bekerja tetap totalitas yang selalu bapak terapkan," bebernya.
Susi juga mengakui, perbedaan dikala beliau punya jabatan tentu adalah bedanya. "Terutama waktu lebih banyak tersita untuk menuntaskan pekerjaan dan jabatan yang diemban. Apalagi selaku pejabat, otomatis diluar waktu untuk keluarga tentu lebih berkurang dari biasanya," sebutnya.
Menurut Susi, dengan jabatan dan karier yang dicapai saat ini tentu beliau pagi-pagi sudah harus berangkat ke kantor untuk bekerja, bahkan pulang pun begitu juga sampai larut malam.
"Berangkat kerja, kadang anak-anak tidak tau begitu juga saat sampai dirumah. Pergi dan berangkat kerja, anak-anak masih tidur. Pas pulang, ya anak-anak sudah tidur karena sudah larut malam. Ya tapi semua itu tentu sudah dapat dipahami oleh anak-anak," kata Susi dengan nada santai dan lepas ketika diwawancarai.
Selaku Isteri dari Sekda Kuansing
Susilawati menyampaikan bahwa dirinya dan anak-anak tentu sangat mendukung sekali terhadap amanah dan tugas yang dipercayakan kepada beliau selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi.
"Sebagai isteri tentu kita sangat suport sekali. Apapun yang terbaik dan bapak lakukan pastilah kita suport. Apalagi dengan jabatan Sekda ini adalah jabatan karier paling tinggi di suatu daerah di kalangan ASN. Saya mikir ini jabatan puncak karier ASN di sebuah daerah. Kita harus full menemani bapak di Kuansing dalam bertugas," ungkapnya lagi.
Mengenai posisi saat ini yang masih bekerja di kabupaten Kampar, Susi panggilan akrab nya menegaskan bahwa kalau memang harus pindah dalam mendukung tugas suami. Ia juga bersedia ikut pindah tugas.
"Kalau memang harus nanti pindah tugas kenapa tidak ?," ujarnya.
Ia berharap dalam melaksanakan amanah dan tugas ini, harus bekerja sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
"Harapan saya, yang terpenting iti bapak kerja aja dengan sesuai aturannya. Karier kedepan juga masih sangat panjang. Hati-hati dalam bekerja. Ikuti saja aturan yang ada dan sesuai peraturan," kata Susi sembari menatap sang suami.
Ditegaskan Susi, bahwa apa yang diamanahkan oleh pimpinan tentu harus itu yang dilaksanakan oleh beliau. "Lakukan dan laksanakan amanah dari bapak Bupati. Apa yang diperinthkan, tentu itu yang dikerjakan sebagai bawahan. Intinya sesuai aturan dan keluarga merasa aman dan nyaman," tegasnya sembari mengakhiri wawancara singkat di salah satu tempat.
.png)

Berita Lainnya
HMI Cabang Pekanbaru Ajak Semua Pihak Bersikap Bijak Hadapi Polemik Relokasi Masyarakat di TNTN
Bimtek Kades Inhil Ke Batam, Muridi Susandi : Kita Undang Saja Para Ahli Kedaerah Kita
Pertengahan Tahun, Lima Bando dan Puluhan Tiang Reklame Ilegal Dipotong
Ribuan Warga Dumai Ikuti Senam Sehat Bermarwah Bersama Cagubri Abdul Wahid
Anggota DPRD Pekanbaru Ini Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesennya
Cari Solusi Banjir, Pemprov akan Duduk Bersama Pemko, Pemkab Kampar, dan Pusat
Bupati Inhil Harapkan Gedung Perpustakaan Daerah Jadi Sarana Peningkatan Usaha Kesejahteraan Masyarakat
Polres Pelalawan Olahraga Bersama Dalam Membangun Sinergitas Antar Instansi Pemerintah Dalam Rangka HUT Bhayangkara 79
Prostitusi di Jondul Meresahkan, MUI Riau Ajak Masyarakat Ikut Memerangi
Baru Tiba di Pekanbaru, Nenek 58 Tahun Meninggal Dunia di Dalam Bus
Mendengar Visi Misi Fermadani, Tokoh Masyarakat Tanah Merah Berikan Dukungan
Kadis Dikpora Kampar Saksikan Langsung Pertandingan Volly Ball Tapung Vs Kampar Kiri Hulu