Pilihan
Kementerian PUPR Butuh Tambahan Rp1,16 T Dukung Presidensi G20 Hingga MotoGP
JAKARTA (INDOVIZKA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengusulkan tambahan alokasi anggaran Rp 1,16 triliun, guna membangun infrastruktur pendukung sejumlah hajatan internasional yang digelar di Indonesia tahun ini. Seperti Presidensi G20 Indonesia di Bali, MotoGP Mandalika 2022, hingga pelaksanaan Asean Summit.
"Direktorat Jenderal Cipta Karya masih membutuhkan usulan anggaran tambahan senilai Rp 1,16 triliun," kata Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI, Rabu (16/2).
Untuk persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, Ditjen Cipta Karya bakal melakukan penataan Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai. Total anggaran yang diperlukan sebesar Rp 112,17 miliar.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Sementara untuk pelaksanaan MotoGP Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pihaknya membutuhkan anggaran Rp 94,55 miliar. Dana tersebut akan dipakai untuk menata koridor kawasan Mandalika.
"Sedangkan persiapan Asean Summit di Tana Mori, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan dana Rp 7 miliar," terang Diana.
Di luar itu, Kementerian PUPR juga akan melakukan renovasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pengerjaannya meliputi gerbang utama, Danau Archipelago, Museum Keong Mas, Garuda Theater Museum, hingga fasilitas penunjang seperti area parkir, pedestrian, sampai Amphitheater.
"Anggaran tambahan Rp 947,8 miliar dibutuhkan untuk melakukan renovasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII)," tandasnya.
.png)

Berita Lainnya
Tol Layang Jakarta-Cikampek Bergelombang, Penjelasan Kemenhub Kok Begini?
Anggota Komisi II Minta Istana Jelaskan Ramai Pesawat Presiden Dicat Merah
Awas! Dilarang Bawa Handphone Saat Nyoblos di TPS
Sebelum Berpergian, Masyarakat Wajib Kantongi Surat Rapid Test & PCR
Tenaga Honorer Tidak Dapat THR Lebaran
Tidak Menerima Bansos dari Daerah atau Pusat
Rakernas SIWO PWI 2023, Empat Daerah Ajukan Diri Tuan Rumah Porwanas XIV
Penelitian: Pandemi Bikin Orang Kaya Makin Kaya, Orang Miskin Makin Susah
LAM Riau Merasa Diperlakukan Tidak Adil pada Rapat Panja Migas DPR RI
DPR Mendekati Reses, Pemerintah dan KPU Belum Sepakat soal Tanggal Pemilu
Soal Tanah Terkontaminasi Minyak, Ini Jawaban Presiden Direktur Chevron
Pemerintah Tegaskan Vaksin Mandiri Tak Bisa Dibeli Perorangan