Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Jokowi Target 2.000.000 Unit Kendaraan Listrik Digunakan Masyarakat pada 2025
JAKARTA (INDOVIZKA) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan 2.000.000 unit kendaraan listrik bisa digunakan oleh masyarakat pada tahun 2025. Tak cukup sampai disitu, dia juga bermimpi produk kendaraan listrik RI bisa merambah ke pasar-pasar ekspor.
"Kita targetkan nanti di 2025, 2 juta kendaraan listrik bisa digunakan oleh masyarakat kita Indonesia," katanya saat menghadiri peluncuran uji coba ekosistem kendaraan listrik yang dipusatkan di SPBU Pertamina, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Selasa (22/2).
Mendukung keinginan itu, Jokowi berharap agar pabrik baterai bisa segera rampung. Tak hanya itu, Kepala Negara juga berharap PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) Gesits bisa bekerja sama dengan perusahaan Gogoro asal Taiwan untuk meningkatkan kapasitas produksi kendaraan listrik.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
"Kendaraannya Wika Gesit juga akan ditingkatkan lagi kapasitas produksinya mungkin kerja sama dengan perusahaan dari Taiwan, Gogoro misalnya sehingga betul-betul ekosistem kendaraan listrik benar-benar terbangun dan siap berkompetisi dengan negara-negara lain," ungkapnya.
Jokowi memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang berani membangun ekosistem kendaraan listrik mulai dari Electrum, Gojek, GoTo, PT Pertamina, dan PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) Gesits. Untuk diketahui dalam acara peluncuran itu dihadiri Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dan Direktur Utama PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) Gesits,CEO Electrum Pandu Sjahrir, CEO Gojek Kevin Aluwi, dan CEO GoTo Andre Soelistyo.
"Kita harapkan sesuai dengan target kita nanti di 2030 untuk emisi karbon berada di angka 29%, Kemudian 2060 kita akan masuk ke emisi nol net zero karbon," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Inilah 3 Fungsi Bandwidth dalam Jaringan Internet
Masyarakat Desa Sotol Sesalkan Jaringan Internet Telkomsel Rusak Total
RI Mau Bangun Stasiun Charger Mobil Listrik Sampai Kecamatan
Untuk yang Masih Pakai BlackBerry Orisinal: Ponsel dan Tablet Mati Mulai Besok
Dugaan Bocor 6 Juta Data Medis, Perlu Keseriusan Menjaga Data Pribadi
Begini Cara Aktifkan Kembali Nomor Telkomsel yang Hangus
Dua Pegawai Positif COVID-19, Kantor Disdik Bengkalis Tutup Seminggu
Review dan Spesifikasi Kompor Gas Rinnai
Bawaslu Inhil Launching Buku Pengawasan Pemilu Tahun 2019
Tak Ingin Tampilkan Nama di WhatsApp, Begini Caranya
Daftar Panjang Penipuan Investasi Berkedok Robot Trading, 100 Situs Ini Diblokir
e-KTP Tak Berbentuk Fisik, Tidak Perlu Lagi Fotokopi