Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pimpinan OPD di Riau Diminta Beri Klarifikasi Terkait ASN Bolos
PEKANBARU - Pemprov Riau telah memulai aktivitas kantor sejak Senin (9/5/2022). Dari laporan kurang dari dua persen, dari total 75 persen yang yang melaksanakan Work From Office (WFO) tidak hadir saat mengikuti apel perdana pasca libur Idul Fitri yang dipimpin Wakil Gubernur Riau (Wagub) Riau Edy Afrizal Natar Nasution kemarin. Sedangkan yang melaksanakan Work From Home (WFH) sebanyak 25 persen.
Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan, mengatakan, pihaknya meminta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera lakukan klarifikasi ketidak hadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hari pertama kerja kemarin.
"Yang yang hadir WFO itu kemarin ada 98 persen. Nah yang tidak hadir ini kita masih minta klafikasi oleh masing-masing pimpinan OPD," kata Ikhwan Ridwan, didampingi Kabid Pendayagunaan dan Pembinaan Tengku Evie, Selasa (10/4/22).
Mereka yang tidak hadir ada tercatat sakit, izin karena sesuatu hal serta tanpa keterangan.
"Hari ini kita minta klarifikasi oleh setiap OPD sudah dilaporkan," ungkap Ikhwan.
Khusus bagi ASN tanpa keterangan, tentu nantinya akan ada diberikan sanksi disiplin. Sementara bagi pegawai yang memang izin atau sakit diberikan dispensasi.
"Bagi pegawai tanpa keterangan jelas ada sanksi. Makanya, kita perlu klarifikasi dulu oleh pimpinan OPD masing-masing," ungkap Ikhwan.**
.png)

Berita Lainnya
Enam Kelurahan di Kota Pekanbaru Ini Zona Merah Covid-19
BRI Pangkalan Kerinci Salurkan Zakat dan Santuni Anak Yatim
Pj Bupati H Erisman Yahya Tinjau Pembangunan dan Silaturahmi di Pulau Burung
Breaking: Israel Bombardir Suriah, Ledakan Besar Terdengar di Damaskus
Tertibkan Pajak, Bapenda Riau Lakukan Pengecekan Kendaraan Bermotor di Pelalawan
Lepas Jabatan Kadinkes Inhil, Zainal Arifin Mengaku Legah
Tiga Perusahaan Paling Informatif Akan Dianugerahi Penghargaan PWI Inhil Award 2022
DLHK Riau Keluarkan Surat Rekomendasi Ganda Lahan
Gubri Merasa Malu Kasus OTT Empat ASN DLHK
Lagi, Pasien PDP Covid-19 di Inhil Meninggal Dunia
Dua WN Malaysia Terdampar di Pulau Rupat, Ketuk Rumah Warga Minta Bantuan
JPN Sebut Belum Ada Pemutusan Kontrak PT Datama