Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Baik bagi Kecerdasan Anak, Ini 8 Alasan Wajib Sarapan
Sarapan merupakan pengawal hari yang penting bagi anak-anak. Tahukah orangtua bahwa sarapan memberikan banyak manfaat baik?
Sarapan tidak hanya bisa memberikan energi untuk bekal aktivitas anak di sekolah. Dengan sarapan terlebih dahulu, anak juga akan lebih mudah berkonsentrasi dan bersemangat dalam menjalani aktivitas.
Selain itu, ada beberapa manfaat lain dari sarapan yang perlu ayah bunda ketahui. Dilansir dari laman Paudpedia Kemendikbud Ristek, berikut ulasannya:
1. Meningkatkan energi
Sarapan pagi merupakan suatu hal yang sangat penting. Terdapat beragam manfaat yang bisa kita dapatkan dari sarapan di antaranya adalah meningkatkan energi.
Begitu juga halnya dengan anak usia dini, oleh karena itu orangtua dapat memilih sarapan dengan kandungan serat dan nutrisi yang tinggi untuk si buah hati. Serat dan nutrisi akan diproses oleh tubuh menjadi energi sehingga membuat si kecil menjadi lebih bersemangat ketika beraktivitas di sekolah
2. Menaikkan metabolisme
Kadar gula akan mengalami penurunan saat tidur, sebab pada saat itu tubuh sedang tidak melakukan pembakaran.
Orangtua dapat memulihkannya, dengan cara memberikan sarapan yang mengandung karbohidrat setiap pagi kepada anak. Dengan rutin memberikan sarapan setiap pagi kepada si buah hati, membuat metabolisme dalam tubuh anak dapat terjaga.
3.Menambah konsentrasi
Selanjutnya, manfaat sarapan untuk anak yaitu dapat menambah konsentrasi. Jadi, jika buah hati orangtua tidak sarapan akan memiliki kecenderungan lamban saat menjalani aktivitas dan juga mempunyai tingkat konsentrasi yang rendah.
Oleh karenanya sarapan merupakan aktivitas yang penting diberikan setiap paginya kepada si kecil. Nutrisi serta energi yang bersumber dari menu sarapan pagi menjadikan si kecil mempunyai rentang waktu konsentrasi yang lebih lama.
4. Meningkatkan Kesehatan Tubuh
Sarapan setiap pagi, merupakan rutinitas yang sangat penting dilakukan terutama bagi anak sebelum melakukan aktivitas.
Selain itu, menu sarapan yang kaya akan nutrisi dapat pula membantu dalam pemenuhan kebutuhan gizi tubuh si kecil.
Makanan yang mengandung karbohidrat, vitamin, protein dan mineral merupakan makanan yang kaya akan nutrisi. Di mana kandungan makanan tersebut, memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga kesehatan, mencegah kekurangan gizi dan meningkatkan tumbuh kembang si kecil.
5. Terhindar dari penyakit kronis
Rutin sarapan pagi juga dapat meminimalisir risiko kegemukan atau obesitas pada anak. Pasalnya, anak yang tidak sarapan lebih berpotensi untuk mengganti makan paginya dengan camilan yang mengandung banyak lemak, garam, dan gula sehingga berat badan anak menjadi tidak terkontrol.
Resiko berikutnya adalah anak dapat terkena beragam penyakit kronis, seperti diabetes pada anak hingga penyakit kardiovaskuler. Sementara, anak yang rutin sarapan pagi justru lebih mungkin terhindar dari berbagai penyakit tersebut.
6. Menjaga kestabilan emosi
Orangtua perlu mengetahui bahwa dengan sarapan setiap pagi sebelum melakukan aktivitas, akan membantu si kecil dalam mengontrol emosi dan menjaganya tetap stabil. Oleh sebab itu, jika orangtua ingin buah hati ceria sepanjang hari, pastikan mereka sarapan ya sebelum beraktivitas.
7. Mengoptimalkan kerja otak
Ternyata selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, sarapan juga dapat membantu anak dalam mengoptimalkan kerja otak. Seperti halnya tubuh, otak si kecil juga memerlukan banyak nutrisi untuk membantu anak dalam mengingat dan berpikir.
8. Menstimulus kecerdasan
Aktivitas sarapan setiap pagi si kecil, memiliki pengaruh terhadap prestasinya. Gizi serta nutrisi yang dikonsumsi ketika sarapan pagi dapat menstimulus kecerdasan otak. Hasilnya, otak dapat berfungsi secara baik dan maksimal dalam menyimpan memori.
Berdasarkan ulasan di atas maka orangtua harus makin rajin mempersiapkan sarapan bagi anak-anak. Usahakan agar sang buah hati tidak melewatkan sarapan pagi yang sehat.
.png)

Berita Lainnya
Senin Labkesda Covid-19 Riau Beroperasi, Sehari Bisa Periksa 200 Sampel
Wanhar : Anak Usia 0-59 bulan 48.340 Orang Dan 4 Sampai 59 Bulan 41.649 Orang Target Imunisasi Polio
Kasus COVID-19 di Inhil Berada Diangka 355, Berikut Rinciannya
DBD Mengganas di Inhil, 197 Kasus dan Enam Korban Jiwa
Vaksin Covid-19 Berhasil Tekan Angka Kematian Tenaga Kesehatan di Riau
Dinkes Inhil Gelar Pelatihan Koordinator, Supervisor dan EHRA
Satu Lagi Pasien Covid-19 Asal Pelalawan Sembuh
Diikuti 60 Peserta, Dinkes Inhil Gelar Pertemuan Peningkatan Kapasitas Petugas Survelensi Data di Puskesmas
Pasien Covid-19 Riau Bertambah 4, Gugus Tugas Tracing Kontak Kasus Mal Pekanbaru dan Kuansing
BPOM: Dalam Waktu Dekat Vaksin Merah Putih Mulai Uji Klinik
Jumlah Perokok di Indonesia Sebesar 33,8 Persen
Tekan Angka Stunting, Dinkes Inhil Bersama Puskesmas Mandah Lakukan Pelatihan Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Bagi Kader dan Guru