Pilihan
Antisipasi Penyakit PMK, Dinas TPHPKP Inhil Awasi Hewan Ternak
TEMBILAHAN- Guna mengantisipasi adanya penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak yang sedang marak terjadi akhir-akhir ini, Dinas Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHPKP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) lakukan pengawasan ketat terhadap hewan ternak yang masuk ke Inhil.
Kadis TPHPKP melalui Kabid Perternakan dan Kesehatan Hewan, Kabupaten Inhil, Ngadiyo mengatakan kepada awak media bahwa pihaknya sudah mengetahui mengenai Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), namun di Provinsi Riau belum ada laporan mengenai hewan ternak yang terserang penyakit menular tersebut.
"Untuk di Riau belum ada laporan kasus PMK namun di Provinsi Jawa dan Aceh sudah ada kasus bermuculan,semoga kita di Inhil tidak ada ditemukan lagipula saat ini kita tidak lama lagi menghadapi hari raya Idul Adha (Hari Raya Kurban) untuk itu harus memastikan hewan yang di potong dalam keadaan sehat" ujar Ngadiyo, Selasa (24/5).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Ia juga mengungkapkan sebagai bentuk antisipasi terhadap hewan ternak yang masuk ke Inhil akan di lakukan pengawasan yang ketat.
"Kita akan cek poin sapi-sapi yang berdatangan dan dimintai surat kesehatan sapi yang ada di perbatasan, di daerah Kecamatan Kemuning dengan Jambi yang lewat di situ dimintai dokumentasi kesehatan itu langkah antisipasi kita terhadap hewan yang terserang penyakit," ujarnya.
Ia menghimbau kepada peternak sapi yang ada Kabupaten Inhil, untuk terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera melaporkan apabila mencurigakan terhadap hewan peliharaan miliknya terjadi sesuatu.
"Jadi saya mengimbau kepada para peternak hewan peliharaan khususnya sapi, untuk melaporkan apabila mencurigakan hewan peliharaan mereka terjadi sesuatu agar cepat memberikan informasi, sehingga dapat diantisipasi," himbaunya.
Dikesempatan yang sama, Dokter Hewan Afrina Hamalia menjelaskan bahwa penyakit hewan PMK tidak begitu berbahaya kepada masyarakat yang mengonsumsi.
"Masyarakat jangan terlalu khawatir, mengenai penyakit terhadap hewan peliharaan yang saat ini ditemukan seperti Penyakit Kuku dan Mulut (PMK), yang penting saat dikomsumsi supaya higienis dimasak secara matang,” tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Dandim 0314 Inhil Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Karlahut
Cari Tindak Pidana, Jaksa Cocokkan Dokumen Kontrak Proyek
Gerakan Polantas Menyapa dan Pemberian Bendera Merah Putih kepada Peserta Uji SIM, Dalam Peringatan HUT RI ke-80
Sasar 2 Desa, Bupati Inhil Apresiasi Program TMMD di Kecamatan Keritang
Alhamdulillah, TPP ASN di Inhil Sudah Cair, THR Segera Menyusul
Tim Gugus Tugas Temukan Makanan Kadaluarsa di Mini Market Guntung
PWI Pusat dan IKWI Gelar Buka Puasa dan Santunan untuk Yatim Piatu
Diserahkan ke Pemko, Pasar Cik Puan akan Dibangunkan Pihak Ketiga
Jelang Pemekaran Kecamatan, DPRD Minta Pemko Lengkapi Sarana dan Prasarana
BUPATI BENGKALIS KASMARNI PIMPIN UPACARA PERINGATAN DETIK-DETIK PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI KE-80
Gunakan Rp. 18,5 Miliar, Progres Perbaikan Jalan Lingkar Pasir Pengaraian Masih 14%
Diduga Dirusak Perusahaan, Ini Kata Pakar Lingkung Terkait Tanggul dan Kanal di Sungai Ara