Pilihan
Usai Manager Ditetapkan Sebagai Tersangka, SPBU Parit 4 Benahi Struktural
INDOVIZKA.COM, - Pasca penggerebekan Manager Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Parit 4 pada Ahad dinihari (17/8/22) lalu, dan oknum tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
Kali ini pada 12 September 2022 di dunia maya yaitu Facebook yang dimana diposting oleh pemilik akun @Angga Syhaputra di pamplet BERITA Inhil dengan menulis "Karyawan Lama di SPBU Parit 4 Kena PHK Masal, Kasian"
Dari postingan tersebut mendapatkan 104 yang menyukai dan 28 komentar, namun setelah dilakukan penelusuran kembali oleh awak media postingan tersebut tidak dapat ditemukan dan pemilik akun sendiri saat dikonfirmasi tidak merespon.
Untuk mencari informasi yang valid awak media langsung mendatangi SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu terkait kebenaran kabar tersebut.
Admin SPBU Parit 4, Agustar Pramuja membenarkan bahwa pihak SPBU Parit 4 Tembilahan hulu telah melakukan pemberhentian bagi karyawan lama.
"Pemberhentian karyawan ini langsung dari pimpinan SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu, jadi untuk lebih jelasnya bisa langsung menghubungi pimpinan," ucap Agus kepada awak media, Rabu (14/9/22).
Agus menuturkan bahwa saat ini SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu sedang melakukan pembenahan struktural baik itu dari Manager hingga ke operator.
"Kebijakan yang ada di SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu semuanya ada pada pimpinan dan saya tidak bisa menjelaskan terlalu jauh. Untuk Manager yang baru juga itu keputusannya ada kepada pimpinan," jelasnya.
Untuk diketahui saat ini karyawan yang ada di SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu ini masih dalam tahapan training.
"Jadi karyawan saat ini masih dalam proses training dan untuk selanjutnya saya juga tidak tahu apakah akan penambahan karyawan atau pengurangan," tutur Agus
Terakhir, Agustus menyampaikan di SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu tidak pernah kosong dan tetap beraktivitas sebagaimana mestinya. Karena ini kebutuhan masyarakat jadi tidak mungkin ditutup.
"Kami sampai saat ini tetap beroperasi sebagaimana mestinya, kita buka mulai pukul 8 pagi sampai pukul 10 malam jika terlihat kosong hanya saat azan kifa istirahat shalat dan makan. Inikan kebutuhan masyarakat jadi tidak mungkin tutup," sebutnya.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak media masih menunggu informasi lengkap dari pihak Kepolisian tentang kelanjutan penangkapan oknum manager SPBU di Parit 4 Tembilahan Hulu itu serta penjelasan dari pihak pimpinan SPBU Parit 4 Tembilahan Hulu.
.png)

Berita Lainnya
Nyaris Terkam Warga, Ular Piton 6 Meter Dijadikan Santapan Buaya
Tagih Utang di Facebook, Tukang Gorengan Dituntut 2,6 Tahun
Lama Tak Jumpa, Petugas Corona Peluk Anak Dibungkus Plastik Agar Tak Tertular
Now, We Are Breaking Up Segera Tayang, Pecinta Drama Korea Siap Baper
Viral Cewek Batal Nikah Setelah Calonnya Selingkuh, Gaun Pengantin Dijual Rp 200 Ribu
Resmi, Panggilan Video dan Suara di WhatsApp Hingga 8 Orang
Heboh!! Beredar Surat Pengakuan Mantan Rektor UIN Suska Riau Suap Jaksa
Heboh Koin Rp 1.000 Kelapa Sawit di Online Beda dari Kenyataan
Hakim Sebut Josua Dibunuh Karena PC Sakit Sakit
Viral Cappadocia, Ternyata Ada Kampusnya
Ratu Tisha Mundur dari PSSI
Viral, Foto Petugas Satpol PP dengan Sepeda Brompton Seharga Rp 90 Juta