Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Tembus 500 Kasus DBD, Legislatif Minta Pemko Pekanbaru Galakkan Kampanye 3M
PEKANBARU- Kasus 500 Demam Berdarah Dengue (DBD) tercatat di Kota Pekanbaru, Senin (19/9/2022). Maka itu untuk antisipasi diharapkan masyarakat kembali merutinkan kegiatan gotong royong menjaga kebersihan.
Hal tersebut disampaikan Komisi III DPRD Pekanbaru, Ruslan Tarigan. Politisi PDIP ini meminta pihak RT/RW untuk kembali aktif mengajak masyarakat menggalakkan gotong royong membersihkan perkarangan rumah warga.
"Pasca pandemi Covid-19 ada wabah DBD yang juga mengintai kita, makanya kita selalu ingatakan untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan apalagi situasi panca roba seperti sekarang. Jangan kita lengah dan disibukkan aktivitas diluar tapi lingkungan keluarga terbiarkan," ungkap Ruslan, Senin (19/9)2022
Kegiatan fogging hanya langkah antisipasi jangka pendek. Solusi terbaik menurutnya, dengan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. "RT dan RW harus aktif lagi mengajak masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan, dan memastikan tidak ada tumpukan sampah atau barang-barang belas yang menjadi sarang nyamuk dipekarangan," ujarnya lagi.
Ruslan ini juga meminta pemerintah untuk kembali gencar kampanyekan 3M yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur benda yang bisa menampung air. Dengan begitu bisa meminimalisir tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti penyebab DBD.
"Kita akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam hal ini Diskes bagaiman upaya menekan angka DBD ini agar tidak bertambah. Mungkin sosialisasi 3M kembali digalakkan," pungkas Ruslan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dari awal tahun hinga sekarang DBD sudah lebih 500 kasus. Hal itu disampaikan Kepala Diskes Pekanbaru, Zaini Rizaldy.
Zaini menyebut kasus demam berdarah tersebut meningkat akibat peralihan antara musim panas dengan penghujan. Dirinya menyebut kasus DBD banyak terjadi di lingkungan yang kotor.
Selain dari masyarakat, Diskes Pekanbaru melanjutkan program sebelumnya di antaranya mengoptimalkan kader jumantik.
.png)

Berita Lainnya
1.143 ODP Pekanbaru Jalani Rapid Test, 8 Hasilnya Positif
Ini Syarat Jika Ingin Bepergian ke Luar Kota Saat New Normal
Dinkes Inhil Tegaskan Pentingnya Upaya Penekanan Kasus TBC
Varian Omicron Disebut Tidak Miliki Gejala Berbeda Dibanding Varian Lain
Status PPKM Turun, Ini Perlengkapan Wajib Saat Keluar Rumah
Kemenkes Ungkap Penyebab Banyak Anak Tertular Covid-19
Satu Anggota Polisi Positif Corona, Rekan se-Polres Jalani Rapid Test
Tren Prevelensi Stunting Desa Sari Mulya Naik Di Tahun 2024
Kasus Covid-19 Meningkat, Riau Masuk Lima Besar
Hati-hati! Virus Corona Bisa Bertahan 28 Hari pada Uang Kertas dan Layar Ponsel
Tim Advokasi Vaksin IDI Dukung Vaksinasi untuk Anak 6-11 Tahun
Ini Penjelasan Rumah Sakit di Pekanbaru Soal Tarif Rapid Test Melebihi Ketentuan Menkes