Pilihan
Pj Walikota Pekanbaru Sebut Ingin Masukkan Pelajaran Muatan Lokal Budaya Hidup Bersih
INDOVIZKA.COM - Pj Wali Kota Pekanbaru, Riau, Muflihun, menyatakan keinginannya untuk memasukkan budaya hidup bersih sebagai muatan lokal dalam pendidikan anak-anak.
Ia berharap bahwa budaya ini dapat diajarkan sejak dini di tingkat PAUD, SD, dan SMP. Dengan ajaran ini, diharapkan anak-anak akan terbiasa dan memiliki budaya hidup bersih yang akan terbawa hingga usia dewasa.
Menurut Muflihun, kebersihan adalah tanggung jawab bersama setiap warga Kota Pekanbaru.
''Setiap manusia memproduksi sampah dan harus memiliki kemampuan untuk menjaga agar sampah tidak dibuang sembarangan,'' ujarnya.
Oleh karena itu, ia mengimbau warga untuk mengubah perilaku buruk membuang sampah dan menjaga kebersihan kota agar terhindar dari banjir.
"Sampah adalah masalah kita bersama, kita semua memproduksinya dan itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membuangnya dengan benar," pungkas Muflihun.
Dengan budaya hidup bersih sebagai muatan lokal di sekolah, diharapkan anak-anak dapat memahami pentingnya kebersihan dan mempraktekkan kebiasaan baik ini sepanjang hidup mereka.
Ini akan membantu Kota Pekanbaru untuk menjadi lebih bersih dan terhindar dari masalah banjir.
.png)

Berita Lainnya
Pendaftaran Seleksi PPPK Guru Dibuka Pekan Depan, Intip Gajinya
Dinas Pendidikan Mengeluarkan Surat Edaran Terkait Libur Sekolah Pada Bulan Puasa, Cek Jadwalnya
Peserta UTBK-SBMPTN Wajib Registrasi Akun LTMPT, Cek Jadwalnya
Hari Guru Nasional, Nadiem: Pandemi Tidak Memadamkan Semangat Guru
IPPMAGAS Gencar Lakukan Sosialiasasi Seputar Dunia Kampus ke SMA di Kecamatan GAS
1,8 Juta Guru Honorer Bakal Dapat BLT Rp2,4 Juta
Institut Teknologi PLN Buka Jalur Seleksi D3-S1 Gunakan Nilai Rapor
Kebijakan Mendikbud Nadiem untuk Mahasiswa dan Sekolah Terdampak COVID-19
UIR Bersama Pemkab Siak Kembali Perpanjang MoU Kerjasama Pendidikan
IPPMAGAS Gencar Lakukan Sosialiasasi Seputar Dunia Kampus ke SMA di Kecamatan GAS
Akan Bangun 3 Sekolah Baru, Pemko Pekanbaru Belum Dapat Lahan Hibah
Meski Kasus Covid-19 di Riau Membaik, Sekolah Tatap Muka Tidak Boleh Suka-suka