Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Antisipasi PPDB Sistem Zonasi, Disdik Riau Akan Tampilkan Alamat Calon Siswa Dalam PPDB
INDOVIZKA.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Riau akan menampilkan alamat rumah pada sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri di Provinsi Riau tahun ajaran 2023-2024.
Hal itu untuk mengantisipasi persoalan PPDB yang masih menggunakan sistem zonasi. Pasalnya seringkali saat PPDB tingkat SMA/SMK di Riau, khususnya di Pekanbaru, menimbulkan persoalan karen banyak peserta didik yang dekat sekolah tidak terakomodir.
"Kami sedang mengaji aturan bagaimana PPDB tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Tentu hasil evaluasi PPDB tahun lalu kita perbaiki tahun ini," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Diskes) Provinsi Riau, M Job Kurniawan, Jumat (3/3/2023).
Salah satu sistem yang akan diperbaiki adalah alamat rumah di aplikasi PPDB. Misalnya, jika tahun lalu orang tidak bisa melihat alamat rumah dari sekolah untuk menentukan jarak, tahun ini akan terlihat.
"Kami ingin PPDB tahun ini supaya ditampilkan alamat orang tua peserta didik. Dengan begitu, tidak ada lagi berburuk sangka dengan kepala sekolah dan panitia PPDB," ujarnya.
Ditanya pelaksanaan PPDB tahun ini, Job Kurniawan menyatakan, jika pihaknya ingin PPDB tahun ini dipercepat. Namun Disdik Riau tengah memperbaiki sistem dan menyesuaikan dengan aturan yang ada apakah PPDB bisa dipercepat.
"Kami maunya PPDB dipercepat. Kalau tahun lalu itu PPDB di bulan Juli, tahun ini kalau bisa di bulan Juni sudah dibuka. Sehingga terlalu mepet waktu penerimaan sekolahnya. Karena kita ingin mengantisipasi jangan sampai anak kurang mampu tidak sekolah," tukasnya.
.png)

Berita Lainnya
Kisi-kisi UN 2020 SMA Mata Pelajaran Bahasa Inggris, Ujian Nasional Digelar 30 Maret-2 April
PT Arara Abadi Kembali Berikan Bantuan Pendidikan Kepada 40 Anak Suku Sakai
Hari ini, MIN Tembilahan Berlakukan Sekolah Tatap Muka
Pendiri Ponpes Jilussalamah Al-islami Minta Evaluasi Total Kepengurusan
Rokan Hulu Buka Sekolah Tatap Muka Senin Depan
Guru Honorer Dapat Subsidi Rp1,8 Juta dari Kemendikbud, Ini Kriterianya
1,8 Juta Guru Honorer Bakal Dapat BLT Rp2,4 Juta
Enam Fakultas Teknik di Sumatera Bentuk Forum Arsitektur
Institut Teknologi PLN Buka Jalur Seleksi D3-S1 Gunakan Nilai Rapor
Nadiem Makarim : Informasi Juli Mulai Sekolah Adalah Hoaks
Buka Pendaftaran Beasiswa S1 Hingga S3, Ini Persyaratan Dari Baznas Riau
Pelaksanaan UNBK Tingkat SMA di Dumai Dibatalkan