Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Beberapa Pejabat Dipanggil KPK, Gubri Minta Hati-hati Jalankan Tugas
INDOVIZKA.COM - Gubernur Riau, Syamsuar mengingatkan kepada para pejabat di lingkungan Pemprov Riau untuk bekerja dengan baik dan jangan bermain - main dengan korupsi.
Hal ini dikatakannya, agar nanti di kemudian hari tidak akan ada potensi terjadinya persoalan hukum.
"Saya meminta pejabat pemerintah berhati-hati dalam melaksanakan tugas sehingga tidak terjadi hal-hal yang melanggar hukum di kemudian hari. Bekerjalah dengan benar. Sesuai aturan yang berlaku sehingga tidak ada masalah hukum di kemudian hari," tegasnya, Jumat (10/3/2023).
Sebelumnya, dua pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memenuhi panggilan dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Gedung KPK RI, di Jalan Kuningan Jakarta, Kamis (9/3/2023) sekitar pukul 08.15 Wib tadi.
Kedua pejabat tersebut adalah Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Riau, Rahmad Rahmadiyanto, dan Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Yunannaris.
Usai menjalani pemeriksaan Kepala Biro PBJ Setdaprov Riau, Rahmad Rahmadiyanto, mengungkapkan kehadirannya di KPK untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi pembangunan jembatan penyeberangan (fly over) di Pekanbaru pada tahun 2018 silam.
"Saya diundang dipanggil untuk dimintai keterangan terkait pekerjaan flyover tahun 2018," ujarnya kepada CAKAPLAH.com, di Jakarta.
Dirinya lantas menjelaskan, keterkaitannya dalam dugaan korupsi itu, sehingga harus menghadiri pemeriksaan oleh penyidik KPK pada hari ini.
"Posisi saya saat itu bukan di Biro PBJ. Dan sekarang saya menjadi pejabat definitfnya," ungkapnya.
Saat ditanya berapa nilai proyek yang diperiksa dalam kesaksiannya, Rahmad Rahmadiyanto, mengaku tidak mengetahuinya dan menjelaskan kehadirannya di KPK hari ini tidak lebih sebatas saksi yang dimintai penjelasan atas sejumlah dokumen proyek pembangunan flyover oleh penyidik KPK.
"Itu saya tidak tahu pak. Karena saya memberi keterangan ini saja, tentang dokumen-dokumen yang diminta saja" jelasnya.
.png)

Berita Lainnya
Masyarakat Serahkan Lahan Sawit Dikawasan TNTN Secara Sukarela kepada Satgas PKH, 30 Hektare Sawit Dimusnahkan
Gubernur Riau Minta Proyek Payung Elektrik Masjid An-Nur Pekanbaru Diaudit
Pimpin Upacara HUT Damkar ke-105, Pj. Bupati Herman Apresiasi Dedikasi Damkar Inhil
BEM Unri Tuntut Walikota Pekanbaru Segera Tuntaskan Permasalahan Banjir
Disdagtri Pastikan Stok Minyak Goreng di Inhil Aman Menjelang Lebaran
Massa di Rengat Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Rumah Sakit
Perayaan Cap Gomeh di Pekanbaru Digelar Virtual
Launching Aplikasi Presisi Polsek Tampan, Kapolresta Berharap Bisa Permudah Masyarakat Buat Laporan
3.987 Personel TNI-Polri Ditugaskan saat Pemungutan Suara di Inhil
Azwendi Tinjau Box Culvert Rusak yang Bahayakan Warga
Ratusan PNS Terima SK, Ini Pesan Kepala BKPSDM Pekanbaru
Stok Hewan Kurban di Meranti 1.039 Ekor