Pilihan
Waspada, Sebanyak 160 Orang Suspek DBD dan 1 Meninggal
KEFAMENANU - Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi NTT meminta warga waspada karena sesuai catatannya, terdapat 160 warganya sudah kena suspek DBD dan satu orang meninggal dunia di kampung Maukabatan.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara, Thomas Laka mengungkapkan, kebanyakan warga yang suspek DBD berada di wilayah Kecamatan Biboki Anleu dan Insana Utara.
Upaya pencegahan agar tidak meluas virus DBD, maka pihaknya sudah menginstruksikan kepada seluruh staf dinas maupun Puskesmas di setiap kecamatan agar melakukan sosialisasi, dan upaya pembersihan lingkungan di komplex tempat tinggal masyarakat.
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
"Sesuai laporan terakhir, jumlah warga yang kena suspek DBD sudah capai 160 orang, akibat peningkatan jumlah itu, kita juga sudah lakukan fogging di Wini, Ponu, dan Kaubele," ungkap Thomas Laka, Senin, (9/3/2020).
Namun, kata Thomas, para pasien lebih banyak dirujuk ke sejumlah rumah sakit di wilayah Kabupaten Belu Atambua. Hal itu karena jarak dari Wini, Ponu, dan Kaubele lebih dekat ke wilayah Atambua.
"Meskipun mereka lebih banyak berobat ke Atambua, namun kita dinas sudah berkoordinasi dengan rumah sakit untuk mengetahui jumlah warga kita yang beroobat ke sana akibat kena DBD,"Tambahnya.
(pur)
.png)

Berita Lainnya
Dinkes Inhil Gencar Lakukan Fogging dan Himbau Masyarakat Berhati-hati Terhadapat DBD
Berikut Tanda-Tanda Kehamilan Normal Yang Sering Terjadi
Ternyata Pasien Negatif Corona Bukan dari Pelangeran, Begini Klarifikasi Tim Gugus Covid-19 Inhil
Dinkes Inhil Gelakkan Program KKS Guna Meningkatkan Kesehatan Masyarakat
Pastikan Ketersediaan Sarana Prasarana, Dinkes Inhil Taja Pertemuan Update Data
Kasus COVID-19 di Inhil Berada Diangka 355, Berikut Rinciannya
Ini Syarat Jika Ingin Bepergian ke Luar Kota Saat New Normal
129.296 Bayi di Riau Ditargetkan Dapat Vaksin Diare
Riau Dapat Jatah 4 Juta Vaksin Covid-19, Diprioritaskan untuk Umur 18-59 Tahun
Langka di Pasar, Pegawai DLHK Inhil Racik Hand Sanitizer Berbahan Alami
Tambah 262 Positif, Riau Masuk Lima Besar Kasus Harian Tertinggi di Indonesia
Semua Pasien Positif Covid-19 di Inhil Sembuh, 5 Orang Dipulangkan ke Rumah