Pilihan
Soal PPPK, DPRD Riau Sebut Permasalahan Bersumber dari Seleksi Awal
INDOVIZKA.COM - Permasalahan seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di Provinsi Riau bersumber dari seleksi awal. DPRD Riau menduga ada indikasi nepotisme.
Anggota Komisi V DPRD Riau Ade Hartati Rahmat mengatakan, seleksi awal menyebabkan prioritas pemerintah pusat untuk mengangkat P1, P2, dan P3 itu tidak bisa terlaksana.
"Karena ternyata P4 masuk dalam prioritas. Padahal kan belum bicara P4. Jadi masalahnya di seleksi awal ini," kata Ade, Kamis (6/4/2023).
Kata dia, jika dilihat kondisi sekarang yang sudah di ujung. "Makanya Pemprov Riau harus sadar dengan segala konsekuensi. Tahun 2015 sudah kejadian satu orang menggugat dan akhirnya pemerintah pusat tak mengeluarkan SK," tegasnya.
Ia menekankan agar Pemprov Riau memiliki kesadaran perihal konsekuensi. Seharusnya, seleksi awal itu harus tetap jadi pantauan dan tanggung jawab Pemprov Riau.
"Sehingga hal ini tak ada yang tertinggal. Ada 80 orang guru dengan masa kerja di atas 3 tahun itu tidak masuk dalam seleksi awal. Makanya yang 80 ini menunggu pengumuman, kalau sudah menunggu pengumuman berarti kan sudah jelas. Apalagi upaya Pemprov coba?" ujarnya.
Untuk itu, kata politisi PAN itu menyebut, Komisi V DPRD Riau meminta dilakukan melalui Pansus dan guru susah bersedia ke ranah hukum. "Cuma konsekuensinya kan jelas, ketika ini masuk ranah hukum maka semua kebijakan pusat akan tertunda khusus untuk Riau," kata dia.
Ia berharap, Pemprov Riau benar-benar melakukan evaluasi terkait hal ini. Ia meminta jangan main-main.
"Konsekuensi ini harus dipahami Pemprov Riau, jangan sampai menghambat kebijakan pemerintah pusat," kata dia.
.png)

Berita Lainnya
BBKSDA Riau : Diduga Jejak Harimau Sumatera
Diguyur Hujan Lebat, Beberapa Titik Kota Pekanbaru Banjir
Pertama dalam Sejarah, Gubernur Riau Lantik Kepala Dinas Sosial Secara Tertutup
Waspada, Sejak Juli 2023 Tercatat 14 Hewan Peliharan di Riau Terinfeksi Rabies
Ketua DPRD Inhil Sambangi Asrama Mahasiswa Asal Inhil yang Berada di Yogyakarta
PT GIN dan PT SAL Biang Kerok Banjir di Lahang Hulu, Yunanto Along : Belum Ada Langkah Konkrit Dari Perusahaan
Tenaga Honorer Dihapus November 2023, Pj Walikota Pekanbaru Belum Terima Arahan
Tersandung Narkoba, Oknum Pegawai Rutan Pekanbaru Dipecat Tidak Hormat
Dinilai Belum Tepat, IPNU Riau Minta Pemerintah Evaluasi Kenaikan BBM Bersubsidi
Waspada, Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Laut Riau
Mafirion : Pengalihan Tahanan Datuk Bahar Kamil Cerminkan Keadilan dan Kemanusian
Hari Ini Terpantau 17 Hotspot di Provinsi Riau