Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Harga Pinang Kering di Riau Naik Rp6.323/Kg
INDOVIZKA.COM - Harga komoditas perkebunan berupa pinang kering di Provinsi Riau, pekan ini mengalami kenaikan, berada pada level Rp6.323/kg.
Kadisbun Riau, Zulfadli mengatakan, harga harga pinang kering (100 persen) tersebut berlaku di Kabupaten Kampar, Siak, Kuansing, Inhil dan Meranti.
"Harga pinang kering naik sehingga harga pekan ini sebesar Rp6.323 atau naik Rp302/kg," ungkap Zulfadli dilansir mcr, Kamis (4/5/2023).
Sementara itu, harga untuk produk komoditi perkebunan lainnya di Riau, seperti kelapa butiran di Kabupaten Kuansing, Kampar dan Meranti untuk periode minggu ini, sebesar Rp2.777/kg atau turun dari harga minggu lalu.
"Untuk harga Bokar (bahan olahan karet rakyat) baik tingkat petani maupun di beberapa unit pengolahan dan pemasaran bokar (UPPB) yang ada di kabupaten/kota di tingkat petani/KUB kabupaten kampar sebesar Rp9.275/kg," paparnya.
Untuk harga kopra mutu kering (100 persen) di Kabupaten Inhil dan Meranti sebesar Rp5.879/kg atau naik dari harga minggu lalu.
"Tepung sagu basah sebesar Rp2.190/kg di kabupaten siak, Inhil dan meranti yakni naik dari harga di minggu lalu," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Gaji ASN Naik di 2024, Ini Kata Menteri Keuangan
Kemenkeu Blokir Sementara Anggaran Kementerian/Lembaga Rp39 Triliun, Kenapa?
Ibu Kota Negara Pindah ke Kaltim, Investasi Properti di Jakarta Tetap Menjanjikan
Kurs Rupiah Diprediksi Menguat di Akhir Tahun ke Level 14.100 per Dolar AS
Harga Cabai Mulai Stabil Sedangkan Kentang di Pekanbaru Naik Jelang Ramadhan
Aneka Pengalaman First Time Traveling yang Tak Terlupakan
Pekan Ini TBS Sawit Riau di Harga Rp 2.446,99/Kg
Harga Minyak Goreng di Inhil Stabil, Polisi Pastikan Tak Ada Penyimpangan
Promo Okejek Nambah lagi, Kali ini Kode Kupon 'Berbagi'
Hari Ini Harga Emas Tembus Rp1,087 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Indef: Lowongan Kerja di Situs Pencari Kerja Berkurang
Pertalite di Bawah Harga Keekonomian, Ahok: Sementara Jadi Kerugian Pertamina