Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Jangan Kelewatan, Ini Sederet Bantuan Sosial Segera Cair
JAKARTA (INDOVIZKA) - Pemerintah berupaya mempercepat penyaluran bantuan sosial pada Februari ini. Hal tersebut sebagai salah satu upaya menangkal dampak amukan virus Corona (Covid-19) varian Omicron, meskipun tidak separah varian Delta.
"Untuk 2022 ini kita melakukan front loading penyaluran perlindungan masyarakat," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, Jakarta, Kamis (10/2).
Beberapa bansos yang akan dicairkan bulan ini adalah, program keluarga harapan (PKH) triwulan II-2022 pada Februari dengan 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Pencairan Kartu Sembako juga dipercepat dengan target 18,8 juta KPM sebesar Rp200.000 pada Februari.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Bantuan lagi juga dilakukan percepatan, seperti bantuan PKL Warung sebesar Rp600.000 untuk 1 juta, dan penyaluran BLT Dana Desa dengan target 8 juta KPM.
"Penyaluran bantuan PKL Warung sebesar Rp 600 ribu untuk 1 juta, BLT Dana Desa juga kita percepat," jelas Febrio.
Kartu Prakerja juga dipercepat dan diprioritaskan pada sektor-sektor terdampak dan pada level PPKM yang lebih tinggi. Upaya untuk mendukung penguatan program perlindungan masyarakat dan dukungan UMKM dilakukan pemanfaatan cadangan, Saldo Anggaran Lebih (SAL), atau refocusing dengan menjaga defisit tetap terkendali dalam batas aman.
Syarat dan Cara Daftar Bansos PKH
Pemerintah melalui Kementerian Sosial masih menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat miskin melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. Bantuan ini diharapkan bisa menjadi penopang di masa pandemi.
Penerima manfaat yang diambil melalui DTKS Kemensos akan mendapatkan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per tiga bulan. Bantuan tersebut langsung disalurkan kepada penerima dan tidak bisa diwakilkan.
Dikutip dari laman resmi Kemensos, pada dasarnya untuk masuk dalam daftar DTKS masyarakat bisa mendaftar ke Desa atau Kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK. Nantinya, perangkat Desa/Kelurahan akan melakukan musyawarah apakah layak atau tidak.
"Datanya akan dikirim melalui sistem untuk diproses oleh Dinas Sosial," demikian dikutip laman Kemensos, Jakarta, Selasa (18/1).
Usai melewati proses tersebut, penerima manfaat Bansos PKH bisa melakukan daftar DTKS Kemensos online lewat handphone untuk tahapan selanjutnya. Setelah melakukan tahapan terakhir, baru akan diketahui apakah pengusul bantuan berhak sebagai penerima.
.png)

Berita Lainnya
Jelang Puasa dan Lebaran, Stok Bulog di Riau 8.000 Ton
Triwulan III, Ekonomi Riau Tumbuh 4,59 Persen
Harga Pinang Kering di Riau Naik
Digagas Putra Asli Inhil, WINjek Jasa Transportasi Online
Kekhawatiran Varian Omicron Buat Kurs Rupiah Melemah ke Level Rp14.373 per USD
Belum Ada Wisatawan Mancanegara Masuk Riau Sejak 2022
100 Ton Lidi Sawit Riau Terbang ke India dan Pakistan Setiap Bulan
Transaksi Bazar UMKM BBI-BBWI dan Lancang Kuning Carnival Riau Tembus Rp3,08 Miliar
Menko Perekonomian Targetkan Rabu Harga Minyak Goreng Rp14 Ribu per Liter
IPKR Inhil Sebut Tidak Ada Penutupan Pembelian Kelapa di PT Pulau Sambu
BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,5 Persen di 2022
Warga dan UMKM Serentak Ucapkan Terima Kasih: Bupati H. Herman Telah Hidupkan Ekonomi Rakyat