Pilihan
Helikopter untuk Patroli Karhutla di Riau
INDOVIZKA.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengerahkan helikopter untuk pemantauan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Riau.
"Iya, kita ada mendapat penambahan satu unit lagi helikopter patroli dari BNPB," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizalyou, Selasa (30/5/23).
Dengan adanya penambahan satu unit helikopter patroli tersebut, kata Edy Afrizal, maka total ada tiga unit helikopter patroli Karhutla yang standby di Provinsi Riau. Dimana satu dari tiga helikopter itu merupakan bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
"Kalau helikopter water bombing juga ada tiga unit, semua bantuan dari BNPB.
Dari tiga unit, satu unit helikopter water bombing dalam perbaikan," terangnya.
Edy Afrizal mengatakan, dengan adanya tiga helikopter water bombing dan tiga unit helikopter patroli bantuan BNPB dan KLHK, maka akan mempermudah satuan tugas (Satgas) Udara Karhutla Riau melakukan pemantauan maupun pemadaman kebakaran lahan di wilayah Riau.
"Kita juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui BNPB dan KLHK yang memberikan dukungan penuh terhadap pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran di Riau," tukasnya.
.png)

Berita Lainnya
Seharian Diguyur Hujan, Titik Hotspot di Riau Lenyap Sore ini
BPBD Riau Klaim Kabut Asap Kiriman dari Jambi dan Sumsel
Listrik PLN Sumbagut dan Sumbagteng Down, Pekanbaru Gelap Total
Titik Panas Terdeteksi di 8 Kabupaten/Kota di Riau
Kapolsek Mandah Beserta Jajaran Lakukan Pendinginan Karlahut di Desa Igal
Serentek Seluruh Indonesia, BNN Tes Urine Ratusan Petugas Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru
65 Hotspot Menyala di Tengah Cuaca Ekstrim di Sumatera Hari ini, Satu Titik di Inhu
Bantuan Pemasangan Listrik Gratis Sudah Tahap Verifikasi
Atasi Krisis Karhutla, Dua Heli Dikirim ke Riau dari Palembang
Perbaikan Jalan Dahlia Pekanbaru Dimulai Pekan Depan
Akhir Januari, Riau Masuki Transisi dari Hujan ke Musim Panas
Disdik Pekanbaru: Udara Sangat Tidak Sehat, Kita Liburkan