Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
APR Kenalkan Tekstil Lokal Ramah Lingkungan ke UMKM Fasion di Riau
INDOVIZKA.COM - Berbagai profesi di bidang kriya, kain dan fashion lokal kembali berkumpul Rabu lalu (31/5/2023) pada Kelas Berbagi keempat gelaran Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) badan pengurus daerah Riau.
30 orang yang berkumpul sebagai peserta diantaranya terdiri dari perancang busana, penjahit, pembatik dan penenun kain khas melayu Riau.
Kegiatan yang berlangsung di Pekanbaru tersebut menghadirkan Asep Dadang Kusmiran sebagai pemateri, yakni seorang pakar tekstil dan serat kain dari PT Asia Pacific Rayon (APR), pabrik serat kain alami terbesar di Asia Tenggara dengan lokasi operasi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Tak hanya memperkenalkan jenis-jenis kain yang cocok untuk iklim di Indonesia, Asep turut menjelaskan bagaimana setiap material kain memiliki cara wash and care (pencucian dan pemeliharaan) yang berbeda-beda.
"Dengan iklim indonesia yang tropis, kain dengan serat berbahan alami tentu lebih sesuai untuk konsumen kita, misalnya rayon atau viscose yang sudah terbukti lebih halus dan mampu menyerap keringat 1,5 kali lebih cepat dibandingkan kain lainnya," terangnya.
Asep menambahkan, kain khas Melayu seperti batik Bono dan tenun Siak dapat juga memadu-padankan dua jenis serat kain berbeda.
Ia menyarankan agar setiap pelaku industri fashion berani mencari tahu material kain sebelum memproduksi rancangannya agar fashion yang dihasilkan berkualitas lagi ramah lingkungan.
Salah satu peserta yang hadir untuk pertama sekali ke Kelas Berbagi API Riau ialah Sania. Pemilik brand Sania Amirah itu mengaku tertantang untuk mengeksplor jenis kain yang sesuai untuk lini bisnis fashionnya.
"Alhamdulillah materi yang diberikan bermanfaat banget bagi saya dan saya ngga sabar untuk mencoba tekstil yang ramah lingkungan, saya ingin tahu bagaimana hasilnya untuk jenis baju yang digunakan sehari-hari," akunya.
Pada kesempatan tersebut, API BPD Riau turut mengundang salah satu pelaku bisnis konveksi seragam asal Pelalawan, Rosmawati untuk berbagi pengalaman suksesnya dalam merintis usaha.
Usahanya yang dirintis sejak 2013 itu telah berhasil mendulang untung dan terus berkembang pesat hingga meraup omset hingga ratusan juta rupiah.
Pada sesi akhir kegiatan, Ketua Umum API BPD Riau, Basrie Kamba memberikan pesan penutup dan informasi perkembangan industri tekstil dalam negeri.
"API mengajak kepada seluruh peserta untuk terus berkarya dan saling berkolaborasi. Kita harus bersiap untuk industri fashion yang kompetitif dan terus inovatif," tutupnya.
Sebagai salah satu asosiasi tekstil terbesar di Indonesia, API bertujuan menjadi wadah komunikasi para perusahaan tekstil dan garmen mencakup hulu dan hilir (pembuatan benang sampai garmen) di Indonesia.
Sejak awal tahun, API BPD Riau terus konsisten menghelat pelatihan-pelatihan bagi pelaku UMKM fashion di Riau dengan di dukung APR.
.png)

Berita Lainnya
Kampanye Bersama UAS di Teluk Meranti, Abdul Wahid Targetkan Lintas Bono Tembus ke Pulau Burung
Satkowil Kodim 0314/Inhil Gelar Penyuluhan Karya Bhakti di Lokasi TMMD ke 111
Pisah Sambut Ketua Pengadilan Agama Rengat, Bupati Ade Apresiasi Dedikasi Pejabat Lama Dr. Hasan Nul Hakim SHI MA dan Sambut Pejabat Baru Mukhrom SHI MH Dengan Semangat Kekompakan Forkopimda Inhu
Abdul Wahid-SF Hariyanto Dilantik 6 Februari 2025, DPRD Riau: Infrastruktur dan Defisit Anggaran Jadi PR Besar
Bupati Rohil Serahkan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2021
SK Pj Belum Keluar, Gubri Tunjuk Sekda Sebagai Plh Bupati Inhu dan Kepulauan Meranti
Cegah Tindak Kriminal, Polres Inhil Patroli KRYD
Dukung Pemda Wujudkan KLA, DPKP Inhil Perkenalkan Sejak Dini Alat dan Tugas Damkar ke Anak-anak Paud
Gubernur Riau Buka Pelatihan Jurnalistik AMSI Riau
Sengketa Lahan DPRD Capai Titik Terang, MA Menangkan Pemkab Inhil
Pengamat Apresiasi Sikap Terbuka Plt Gubri, Terkait Penggeledahan Rumah dan Pemberantasan Korupsi di Riau
IPTU Razali Sosok Polantas Pekanbaru Patut Diteladani