Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Sore Ini Ada 16 Titik Hotspot di Riau
INDOVIZKA.COM - Jumlah hotspot di Pulau Sumatera, Sabtu (5/8/2023) sore ini terpantau mengalami peningkatan cukup tajam turun dari 92 titik, jadi 161 titik.
"Total hotspot sumatera meningkat jadi 161 titik, tersebar paling banyak di Babel ada 57 titik, Sumsel 32 titik, jambi 23 titik, lampung 23 titik dan riau 16 titik," kata Mia V, petugas BMKG Stasiun Pekanbaru.
Kemudian, lanjut Mia, ada lima titik panas di Sumut, tiga titik di Bengkulu dan dua titik di Sumbar.
"Untuk 16 titik panas di riau tersebar di pelalawan lima titik, Rohil tiga titik, indragiri tiga titik, Inhil dua titik, kampar dua titik dan kota dumai satu titik," bebernya.
Hanya saja visibility atau jarak pandang di Pekanbaru masih normal 10 Km. Kemudian Rengat 9 Km, Dumai 9 Km, Pelalawan 10 Km, dan Tambang 10 Km.
Seperti diketahui, Pemprov Riau bersama pemerintah daerah 12 kabupaten/kota mengantisipasi Karhutla sejak lama. Tetapi sempat terjadi Karhutla di wilayah Rohil, Pelalawan, Bengkalis dan Dumai.
Pemprov Riau telah punya enam helikopter bantuan patroli dan water bombing. Berencana bakal menambah lagi kalau Karhutla kembali muncul.
Kemudian Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengantisipasi bencana Karhutla di Provinsi Riau dengan menyemai garam masih dilakukan.
.png)

Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Minta OPD Maksimal Jalankan Perda
Hotspot di Sumatera Sore ini Membara Capai 401 Titik, Riau di 4 Kabupaten
Cuaca Hari ini: Hujan Diprediksi Guyur Riau Hingga Malam Nanti
Malam Nanti Riau akan Diguyur Hujan
Hujan Lebat Disertai Petir Diperkirakan Guyur Riau Hari Ini
14,4 Ton Garam Disemai Antisipasi Karhutla Riau
Banjir Bandang Landa 3 Kabupaten di Sumbar, Ribuan Warga Terisolasi
Waspada, Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Laut Riau
Sebelumnya Putus Total, Jalan Lintas Riau-Sumbar Sudah Bisa Dilewati
Siap - Siap, Ini Wilayah Riau yang Berpotensi Hujan Sore Hingga Malam Ini
HMI Cabang Tembilahan Minta Cabut Izin PT SAGM
Soroti Perda Parkir, Pemko Pekanbaru Diminta Tak Lagi Pakai Jasa Swasta