Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
129.296 Bayi di Riau Ditargetkan Dapat Vaksin Diare
INDOVIZKA.COM - Untuk tahun ini, Pemerintah Pusat mencanangkan program imunisasi rotavirus bagi bayi untuk mencegah penyakit diare. Untuk di Riau, target sasaran bayi yang akan mendapatkan imunisasi rotavirus sebanyak 129.296 orang.
Kadiskes Riau, Zainal mengatakan, imunisasi rotavirus ini diberikan kepada bayi berusia 2, 3 dan 4 bulan. Dimana fungsi dari imunisasi ini yakni untuk mencegah penyakit diare.
"Karena diare merupakan salah satu penyakit penyebab kematian yang tinggi pada bayi," kata Zainal dilansir mcr, Minggu (10/9/2023).
Zainal menuturkan, karena kefatalan penyakit diare pada bayi tersebut, saat ini pemerintah memasukkan program imunisasi rotavirus dalam program imunisasi nasional. Untuk secara nasional, program ini sudah dimulai sejak 15 Agustus lalu.
"Jadi nantinya imunisasi rotavirus ini akan jadi imunisasi wajib bagi anak-anak. Tujuannya untuk mencegah penyakit diare tadi," sebutnya.
Untuk mendapatkan imunisasi tersebut, masyarakat bisa mendatangi fasilitas kesehatan terdekat atau melihat jadwal pelayanan Posyandu. Sedangkan untuk di fasilitas kesehatan swasta, sudah ada beberapa yang bekerjasama mengambil vaksin dari pemerintah.
"Kalau di fasilitas kesehatan swasta, ada yang imunisasinya gratis karena vaksinnya diambil dari pemerintah. Namun kemungkinan akan ada biaya tambahan seperti biaya konsultasi bersama dokter spesialis," ujarnya.
Sementara itu, Kasi Surveilans dan Imunisasi Diskes Riau, dr Citra menuturkan, target sasaran balita di Riau yang akan mendapatkan imunisasi rotavirus sebanyak 129.296 bayi yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Riau.
Diantaranya di Kabupaten Kampar sebanyak 16.358 bayi, Indragiri Hulu 7.767 bayi, Bengkalis 9.828 bayi dan Indragiri Hilir 10.434 bayi.
"Kemudian kabupaten pelalawan 11.509 bayi, rokan hulu 15.123 bayi, rokan hilir 14.266 bayi, siak 9.725 bayi, kuantan singingi 4.978 bayi, kepulauan meranti 2.550 bayi, kota pekanbaru 20.796 bayi dan dumai 5.972 bayi," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Masyarakat Inhil Bisa Urus Turun Kelas BPJS Kesehatan, Begini Caranya
Cara 'Mudah' Berhenti Merokok dari Para Mantan Perokok
Per Juli 2023, Tercatat 493 Kasus TB di Inhil
KONI Inhil Dorong Pengurus Cabor Tetap Lakukan Pembinaan di Tengah Covid -19
Dinkes Kota Pastikan Belum Ada Pasien Terinfeksi Virus Corona di Pekanbaru
Cegah Penyakit Menular, Dinkes Inhil Ajak Masyarakat Imunisasi Lengkap
Harga Vaksin Corona Dibanderol Mulai Rp72.500 per Dosis
DP2KBP3A Inhil Berikan Arahan Kesehatan dalam Keluarga
Dinkes Gelar Tatalaksana DBD Bagi Petugas Puskesmas se-Inhil
7 Minuman yang Bisa Menambah Imunitas
Dua Orang Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca, Ini Gejalanya Sebelum Meninggal
Mulai Maret 2023, Daftar Obat Pasien JKN BPJS Kesehatan Diperbaharui