Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Cara 'Mudah' Berhenti Merokok dari Para Mantan Perokok
JAKARTA - Survei teranyar yang dilakukan Global Adults Tobacco Survey (GATS) menemukan sebanyak 70 juta orang Indonesia adalah perokok, dengan rata-rata perokok adalah pria.
Dari sekian banyak perokok, ada juga yang berusaha mati-matian untuk berhenti merokok. Berdasarkan hasil survei via media sosial yang dilakukan CNN Indonesia, sekitar 532 responden mengaku mudah buat berhenti merokok. Sedangkan 512 orang lainnya mengaku sulit berhenti merokok.
Berdasar survei tersebut, rata-rata orang merasa hambatan terberat untuk berhenti merokok adalah karena sulit menolak ajakan teman.
"Tantangan berhenti merokok adalah pergaulan," tulis akun @alqindi_muqtadir dan juga @dwikimaulana97.
Selain karena pergaulan, responden juga memberikan berbagai rekomendasi cara buat berhenti merokok, terutama karena masalah kesehatan.
Tiga bulan lalu saat check up di rumah sakit dokter bilang, "kalau tidak mau mati cepat berhentilah merokok."
"Pernah berhenti merokok sampai 5 bulan karena sakit tipus," kata @old_reliable_print
"Bukan hal yang harus diprioritaskan dan uangnya bisa buat dapur & kesehatan lebih mahal," @rohmahwidiastuti13
Berbagai alasan dan cara berhenti merokok juga disampaikan beberapa responden lainnya.
@jerry_lax
"Mau berhenti langsung berhenti, jangan pakai stop isep lagi, gak akan bisa berhenti. asem makan permen pedas"
@bahrudyn_
"Simpel sih karena doi gak suka gue merokok. Jadi gue berhenti eh taunya sampai sekarang malah anti."
@wwulanratna
"Detox tubuh dengan jus, mindset diubah, lama-lama akan gak suka bau rokok."
@muh.rum_
"Tantangannya melawan sugesti kita bagaimana nikmatnya merokok itu, apalagi filternya."
@shr_tony
"Cukup mengurangi porsi perharinya setiap hari dan jauhi bau bau rokok."
.png)

Berita Lainnya
Gelang Khusus Nonton WSBK Mandalika, Wajib Swab dan Siapkan PeduliLindungi
Lonjakan Kasus Baru Covid-19 Tinggi, 9 Rumah Sakit di Pekanbaru Penuh
Hari Ini Riau Tambah 11 Kasus Covid-19
Dinkes Inhil Taja Pertemuan Pemetaan Analisis Situasi Stunting
Gedung Baru Puskesmas Mandah di Resmikan
RSUD Bengkalis Tunggu Hasil Lab 2 Pasien Suspek Corona
Prevelensi Stunting di Kecamatan Tanah Merah Turun Signifikan Dalam 3 Tahun Terakhir
Dinkes Inhil Dampingi Plh Sekda Hadiri Puncak Peringatan HARGANAS ke-31
Vaksinasi Booster Berjalan Paralel pada 2022, Ada yang Gratis dan Berbayar
Dinyatakan Positif Corona, Anggota DPRD Pekanbaru Ini Mengaku Telah Membaik
Kemenkes Minta Masyarakar Jangan Beli Obat Tanpa Resep Dokter
Bertambah Lagi, Dua Orang Warga Inhil Dinyatakan Positif Covid-19