Pilihan
Melalui APBD Perubahan, Empat Ruas Jalan di Pekanbaru Ditargetkan Bisa Dioverlay
INDOVIZKA.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menargetkan dua sampai empat ruas jalan rusak yang di Pekanbaru bisa dilakukan perbaikan melalui pelapisan ulang atau overlay melalui APBD Perubahan tahun 2023.
Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah, Rabu (13/9/2023). Ia mengatakan kalau untuk tahun 2024 berapa ruas jalan yang akan dioverlay masih belum dapat kita pastikan karena secara pembahasan masih berproses untuk 2024.
"Kita mendekati yang APBD Perubahan dulu. Jadi kita fokus di perubahan dulu, supaya ini bisa secara nyata dulu di perubahan ini. Makanya kalau bisa dua sampai empat ruas jalan di APBD perubahan bisa dioverlay. Tapi ini memang tergantung uang yang Pemko miliki," ujar Edward Riansyah, Rabu (13/9/2023).
Namun disampaikan Edu sapaan akrabnya, mana-mana saja jalan rusak yang akan dioverlay melalui APBD Perubahan, pihaknya masih belum bisa memastikan.
"Namun memang ada yang menjadi prioritas. Seperti di Cipta Karya, Taman Karya, Purwodadi, Dharma Bhakti, Bangau Sakti, dan ada beberapa ruas jalan lain yang menjadi prioritas," jelasnya.
Namun meski menjadi prioritas, ini masih belum bisa Dipastikan untuk dilaksanakan. Prioritas ini tergantung anggaran.
"Mana yang kita dahulukan tergantung keuangan. Tapi sekali lagi saya sampaikan jika masih belum dipastikan yang mana yang akan dioverlay nantinya," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Jelang HLN 79, PLN Gelar Penerangan Hukum Strategi Pengamanan Pengadaan Barang/ Jasa dan pemulihan Aset Bersama Kejagung RI
Hujan Deras dan Angin Kencang, Kamsol Cari Titik Penyebab Banjir di Kota Bangkinang
BPOM Inhil Ajak Masyarakat Pantau Produk-Produk Non BPOM
Akhirnya, Helikopter Patroli Karhutla Bantuan BNPB Tiba di Riau
Pejabat PUPR Riau dan Kepala Biro PJB Dipanggil KPK
Kapolres Inhil Pimpin Langsung Pemadaman Api di Gaung
Sebagai Bentuk Apresiasi, Gubri Pinta Bapenda Berikan Reward pada Masyarakat Taat Pajak
Limbah Medis di Puskesmas Bandul Berserak
BPS Inhil Sebut Tembilahan Alami Deflasi 1,56%
Bengkalis Jadi Daerah Paling Banyak Kasus Karhutla
Akibat Honorer Dirumahkan, Jumlah Pengangguran di Kepulauan Meranti
Diduga Oknum Mantan Kades Hulu Kuantan Jual Hutan Produksi Terbatas