Pilihan
Diduga Oknum Mantan Kades Hulu Kuantan Jual Hutan Produksi Terbatas
INDOVIZKA.COM - Oknum mantan Kepala Desa di Kecamatan Hulu Kuantan inisial YMD diduga melakukan perambahan dan menjual Hutan Produksi Terbatas di Desa Tanjung Medang.
Hal ini diketahui disaat awak media beberapa hari yang lalu melakukan investigasi kelapangan. Disana awak media menemukan dua orang masyakarat, warga Desa Air Mas inisial KYN yang mengaku akan membeli areal tersebut seluas lebih kurang lima hektar bersama rekan sekampungnya.
"Areal ini luas keseluruhan ada delapan hektar bang, yang baru siap disteking baru 5 hektar bang," ucap KYN.
Disaat awak media menanyakan lahan tersebut milik siapa, KYN mengakui kalau lokasi itu milik mantan Kades Tanjung Medang yang akan mereka beli.
" Lahan ini milik pak mantas Kades Tanjung Medang. Kami beli sama dia seharga 33 juta setelah siap disteking bang," kata KYN
Kemudian saat media pertanyakan surat izin perambahan kawasan HPT tersebut, KYN dengan santai menjawab kalau dirinya tidak mengantongi ijin nya. Namun dia berani membeli kerana oknum mantan Kades Desa Tanjung Medang menjamin kalau dibelakang hari lahan yang meraka beli ini tidak akan jadi masalah.
"Kami tidak tahu bang kalau lahan ini di HPT cuma kata bapak mantan kades tersebut lahan ini tidak ada masalah," ungkapnya.
Disisi lain, UPT KPH Kuansing Abriman mengucapkan terimakasih kepada karena telah membantu kehutanan dalam mengungkap masalah perambahan hutan di kawasan tersebut. Masalah ini tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja,
"Terimakasih telah membantu kehutanan dalam mengungkap masalah perambahan hutan di kawasan tersebut. Masalah ini tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja, kita sudah laporkan permasalahan ini ke Pekanbaru," ucap Abriman.
Saat awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada mantan kades tersebut,hingga berita ini dinaikan belum ada jawaban.
.png)

Berita Lainnya
Dari Buruh Hingga Direktur Bank Dipanggil KPK Jadi Saksi Kasus Korupsi M Adil
Pemkab Inhil Bersama PT SAGM Laksanakan Rapat Kesepakatan Penanganan Banjir, Berikut Hasilnya
Duet Darmo - Yusuf Didi Diduga Kerap Salah Gunakan Wewenang, Termasuk Pakai Aset PLN Untuk Kegiatan Iluni FHUI
Sengaja Membakar Lahan, Warga Pulau Burung Diamankan
Warga Pekanbaru Diingatkan Tidak Buka Lahan dengan Cara Bakar
KLHK Tangani Eksekusi Lahan Ilegal di Riau. DLHK Riau Sebut Pihaknya Tidak Dilibatkan
220 Kios Akan Dibangun, Pemko Pekanbaru Targetkan Selesai Dalam 2 Minggu
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam
Sempat Jadi Narapidana, Yan Prana Jaya Kini Dipercaya Jadi Tenaga Ahli Salah Satu BUMD Milik Pemprov Riau
PLN ULP Bengkalis Perbaiki Tiang Listrik Condong di Desa Kembung Luar Bantan Bengkalis
Ini Penyebab Proyek Jalan Tol Dumai-Sigambar Batal
Puncak Kemarau Landa Riau, Asap Karhutla Menyeberang hingga Malaysia