Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Curah Hujan Tinggi, 600 KK di Desa Sialang Panjang Terendam Banjir
INDOVIZKA.COM - Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi beberapa hari ini mengakibatkan genangan banjir yang begitu luas dengan ditambah lagi minimnya saluran irigasi yang baik, membuat 600 Kepala Keluarga Desa Sialang Panjang Kecamatan Tembilahan Hulu diterjang banjir.
Menyikapi hal ini, Kepala Desa Sialang Panjang M Juber didampingi beberapa perangkat Desa langsung melakukan peninjauan ke lokasi pada Kamis (12/1) Guna memastikan kondisi warga yang terdampak banjir.
"Peninjauan ini merupakan upaya untuk memastikan kondisi warga yang terdampak banjir dengan harapan semoga baik baik saja," kata M Juber.
Ia menjelaskan, Kondisi banjir seperti ini hampir setiap tahunnya terjadi dengan disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya ialah tingginya curah hujan, kemudian air pasang yang terjadi di akhir tahun dan awal tahun, kemudian buruknya sistem irigasi yang ada.
"Kami mengimbau kepada warga agar sangat berhati hati dalam kondisi banjir saat ini, mudahnya terserang penyakit, kemudian bahaya dari serangan binatang buas seperti Buaya. Harapan kami mudah-mudahan banjir seperti ini cepat berakhir dana masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa kembali,” imbaunya.
.png)

Berita Lainnya
Traffic Tol Pekbang dan Permai Diprediksi Meningkat H-3
Jelang Mudik Lebaran, Polri Akan Berlakukan Sistem One Way
Jalan Rusak Akibat Galian Belum Diperbaiki, Ini Kata PDAM Tirta Siak
Hujan Lebat Disertai Petir Diperkirakan Guyur Riau Hari Ini
1 Mei, Ini Pesan Gubri untuk Para Buruh di Riau
Restoratif Justice, Kejati Riau Hentikan 2 Perkara Pencuri dan Penadah HP
BMKG Prediksi Cuaca di Riau Siang ini Cerah, Malam Hujan
PT GIN dan PT SAL Biang Kerok Banjir di Lahang Hulu, Yunanto Along : Belum Ada Langkah Konkrit Dari Perusahaan
Masih Zero Titik Api, Kapolres Rohul : Tetap Waspada dan Siaga
Gunakan APBN, Pemprov Riau Minta Bantuan Kemenkes Untuk Bangun RSUD PH Tembilahan Yang Terbakar
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Warga Dengar Dentuman Keras
Waspada, Sejak Juli 2023 Tercatat 14 Hewan Peliharan di Riau Terinfeksi Rabies