Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Cegah Dini Penyakit Polio di Kampar, Hambali Ingin Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat
SALO, INDOVIZKA COM- Penjabat Bupati Kampar H Hambali telah resmi memulai Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Kampar tahap kedua putaran 1 tahun 2024. Kegiatan ini dipusatkan di Posyandu Handayani, Dusun Teratak, Desa Sipungguk, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.
Pencanangan PIN Polio tersebut ditandai dengan pemberian vaksin Polio tetes kepada perwakilan dari anak umur 0-7 dan anak usia dini yang berasal dari Desa Sipungguk oleh Penjabat Bupati Kampar H Hambali dan Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Kampar.
Pemberian vaksin ini disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr H Fitrah Abadi, Kepala Bidang PPM, Kepala Diana Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Kepala UPTD Puskesmas Salo, Camat Salo, Kapolsek Bangkinang Barat dan Babinsa Sipungguk.
Penjabat Bupati Kampar H Hambali berharap dengan adanya pencanangan PIN Polio ini dapat mencegah penularan penyakit Polio di Kabupaten Kampar dengan pemberian vaksin tetes bagi anak mulai dari umur 0-7 tahun dan kurang dari 8 tahun.
"Semoga dengan adanya pemberian vaksin tetes PIN Polio ini sebagai langkah awal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar untuk mencegah terjadi penularan penyakit Polio yang menyerang anak-anak," harap Hambali.
Pemberian vaksin ini, kata Hambali merupakan bentuk dan kepedulian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar dalam mengatasi terjadinys penyakit Polio.
"Oleh sebab itu, maka kita sebagai aparatur ini tentu bekerja dan mengabdi kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan, seperti yang dilakukan sekarang pemberian vaksin tetes pencegahan penyakit Polio," ujar Hambali.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr H Fitrah Abadi mengatakan bahwa kegiatan Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tingkat Kabupaten Kampar merupakan kegiatan tahap 2 putaran 1 di tahun 2024.
"Ada ribuan target anak-anak mulai dari usia 0-7 tahun yang akan diberikan imunisasi Polio sebagai langkah pencegahan akibat kembali muncul nya penyakit Polio," katanya.
Dengan adanya target yang ingin dicapai tersebut, kata Kadiskes, bahwa dibutuhkan dukungan berbagai pihak terutama masyarakat untuk dapat memberitahukan apakah anaknya sudah dilakukan imunisasi Polio.
"Penularan penyakit Polio ini tidak ada obatnya, untuk itu penularannya sangat cepat dan lewat tinja. Jadi sebagai langkah tentunya dilakukan pencegahan lewat program kegiatan Pencanangan PIN Polio tahun 2024 di Kampar tahap kedua dan putaran pertama bagi anak-anak," tambahnya.
Kadiskes Kampar menargetkan ada sekitar 3 ribu lebih anak-anak di Desa Sipungguk yang menjadi target kita untuk diberikan imunisasi Polio.
.png)

Berita Lainnya
Hobi Rebahan dan Jarang Keluar Rumah? Ketahui Dampaknya bagi Kesehatan
Ingat! Saat Mengalami 3 Kondisi Ini, Jangan Berhubungan Intim
Dinkes Inhil Taja Pertemuan Pemetaan Analisis Situasi Stunting
Sempat Alami Fluktuasi, Prevelensi Stunting di Desa Simpang Kateman Turun di Tahun 2024
Kasus Stunting di Kecamatan Gaung Turun Bertahap
Bio Farma Pastikan Harga Vaksin Corona Kisaran Rp 200 Ribu
Riau Nihil Kasus Baru, Ini Sebaran Kasus Corona di 34 Provinsi
Dua Warga Keritang Inhil Terindikasi Reaktif PDP Covid-19
Dinkes Inhil Jelaskan 6 Cara Untuk Menjaga Mutu dan Keamanan Hasil Olahan Pangan
Deretan Penyakit ini Sering Muncul di Musim Pancaroba, Nomor 5 Mematikan
2.069 APD Disalurkan ke 47 Rumah Sakit di Riau
2.830 Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Riau, Sembuh 1.345 orang