Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Ustadz Yurnalis Sebut Abdul Wahid Sosok Pemimpin yang Merangkul
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM- Bakan Calon Gubernur Abdul Wahid menghadiri kegiatan diskusi kedai kopi bersama komunitas gowes merah putih di kedai kopi Aras jl. Hangtuan, Rabu (18/9/24)
Komunitas Gowes Merah Putih terdiri dari tokoh-tokoh senior dari berbagai latar belakang, ada pensiunan TNI, Brimob, Pensiunan ASN, ustadz, pengusaha dan ada juga mantan bupati.
Kegiatan diskusi dipandu langsung oleh Ustadz Yurnalis, ia sendiri adalah ustadz yang sangat kondang di Kota Pekanbaru dan Rokan Hulu.
- Mafirion Sosialisasikan 4 Pilar di Pulau Kijang Indragiri Hilir: Tingkatkan Kesadaran
- DPW Jema'ah Syatariah Riau Minta Mubaligh dan Alim Ulama Ajak Jemaah Menangkan Wahid-Hariyanto
- Dihadapan Ribuan Warga Kuansing, Abdul Wahid Minta Restu Maju Pilgubri
- PKB Usung Ferryandi dan Dani Maju Pilkada Inhil 2024, Iwan Taruna: Survei Keduanya Tertinggi
- Mantapkan Langkah Maju Pilgub, Pasangan Cagubri Wahid-SF Hariyanto Minta Tunjuk Ajar LAM Riau
"Diskusi kedai kopi ini merupakan bincang santai tapi juga akan mendalami gagasan cagub muda kita ini," mula Ustadz Yurnalis
Sementara itu Abdul Wahid dalam pemaparannya mengatakan ia maju untuk mengabdi bagi kemajuan Riau.
"Saya ingin menegaskan bahwa saya maju ini karna ingin mengabdi, diminta oleh banyak tokoh saya harus maju dan akhirnya mengambil konsekwensi mundur sebagi DPR RI terpilih dengan suara terbanyak di Riau," jelas Wahid
"Kenapa akhirnya saya memutuskan itu, saya juga merasa ada tanggung jawab mengabdi untuk riau dengan apa yang sudah saya mulai, perjuangan mendapatkan DBH sawit dan PI Migas merupakan sesuai yang saya mulai," jelas Wahid lagi
Cagubri muda ini juga mengatakan akan memperioritaskan pada penyelesaian masalah infrastruktur, mengatasi kemiskinan dan pendidikan.
"Dengan sumber keuangan baru yang sudah kita dapat setiap tahun melalui PI migas dan DBH sawit, maka harus difokuskan menyelesaikan masalah infrastruktur, pendidikan dengan taeget saya 1 rumah 1 sarjana dan soal membuka lapangan pekerjaan," jelas Cagub yang hambel ini.
Ustadz yang merupakan teman dekat UAS ini juga memantik diskusi dengan menceritaka kisah nabi musa yang belajar kepada nabi khaidir.
"Saya teringat kisah nabi musa, sebelum menjadi pemimpin ia belajar hikmah kepada nabi khidir, saat nabi khidir menghancurkan kapal ia itu kapal yang akan mereka tumpangi sementara di negri itu sedang ada raja yang suka mengambil harta kaum lemah, maka harus diberikan solusi dan bela masyarakat yang lemah dan miskim itu," jelas Ustadz Yurnalis
"Kisah pelajaran yang kedua saat nabi khidir berjumpa anak kecil lalu ia bunuh, lalu nabi musa bertanya kenapa ? Nabi khidir menjawab karna anak kecil ini besar nanti tumbuh tidak bagus dan durhaka kepada orang tuanya, hikmahnya soal membangun dan menyiapkan generasi untuk masa depan, caranya menyiapkan pendidikan yang baik" jelasnya.
Ustadz yurnalis juga mengatakan bahwa Abdul Wahid merupakan pemimpin yang bisa merangkul dan memberikan solusi.
"Dari kisah diatas, saya melihat pada diri dinda Abdul Wahid, beliau ini bisa menjadi pemimpin yang merangkul dan memberikan solusi bagi persolan di riau, apalagi tagline bersama membangun Riau," tandas Yurnalis.
Kegiatan ini berlangsung menarik dengan adanya dialog intraktif, juga ada beberap penanggap dari para tokoh-tokoh yang hadir dengan berbagai latar belakang dan pengalaman masing-masing.
.png)

Berita Lainnya
Pimpinan Demokrat Se-Riau Bubuhkan Cap Darah Tanda Tak Berkhianat dari AHY
Politisi PDIP Riau Minta Tak Usah Tanggapi Soal Penundaan Pemilu 2024
Penghitungan Suara Pilkada Inhu Salah, Ini Penjelasan Bawaslu Riau
Seluruh Permohonan Gugatan Pilkada di Riau Diterima MK
Kesaksian Pemilih di Bengkalis : Terima Surat Suara yang Sudah Dicoblos
Golkar Minta Kader Jadi Kepala Daerah Jaga Nama Partai
Baca Ikrar Kesetiaan, Ibas Sebut Kepemimpinan Demokrat yang Sah Hasil Kongres Estafet SBY ke AHY
Puncak Harlah, PPP Hadirkan Anak Pendiri dan Kepala Daerah Terpilih
DPRD Ingatkan Gubri Syamsuar Jangan Pilih Pejabat Berdasarkan Kedekatan Emosional
Pecah..!!, Deklarasi Calon Gubernur yang didukung UAS ini diserbu Massa Pendukung
Demokrat Nilai Blusukan Risma di Jakarta Karena Ada Tujuan Politiknya
Sukiman-Indra Menang di Semua TPS pada PSU di Kawasan PT Torganda