Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dihadapan Ribuan Warga Kuansing, Abdul Wahid Minta Restu Maju Pilgubri
KUANTAN SINGINGI, INDOVIZKA.COM- Bakal Calon Gubernur Riau Abdul Wahid melakukan lawatan ke Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Sabtu (14/9/2024). Dirinya menemui masyarakat di Lapangan Limuno, Telukkuantan.
Saat menemui masyarakat, Abdul Wahid mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat Kuantan Singingi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu.
"Saya mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan yang diberikan kepada saya. Namun, saya harus mundur, karena banyaknya aspirasi yang mendorong untuk Pemilihan Gubernur," ungkap Abdul Wahid saat Tabligh Akbar bersama Ustaz Abdul Somad.
- Mafirion Sosialisasikan 4 Pilar di Pulau Kijang Indragiri Hilir: Tingkatkan Kesadaran
- DPW Jema'ah Syatariah Riau Minta Mubaligh dan Alim Ulama Ajak Jemaah Menangkan Wahid-Hariyanto
- Ustadz Yurnalis Sebut Abdul Wahid Sosok Pemimpin yang Merangkul
- PKB Usung Ferryandi dan Dani Maju Pilkada Inhil 2024, Iwan Taruna: Survei Keduanya Tertinggi
- Mantapkan Langkah Maju Pilgub, Pasangan Cagubri Wahid-SF Hariyanto Minta Tunjuk Ajar LAM Riau
Meskipun putera daerah Indragiri Hilir, Abdul Wahid menyebutkan Kuantan Singingi sangat berpengaruh terhadap kehidupannya.
"Kuansing ini sangat berpengaruh bagi kehidupan saya. Air dari Kuansing ngalir sampai ke hilir, jernih air disini jernih sampai ke kampung saya, dengan itu saya mandi. Guru saya rata-rata dari Kuansing, nasi yang saya makan berasnya juga dari Kuansing," ungkapnya.
Abdul Wahid juga meminta restu kepada masyarakat Riau, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi untuk mendukung pasangan bakal calon Abdul Wahid - SF Hariyanto pada Pilgubri, 27 November 2024 mendatang.
"Saya datang kesini tak sembarang meminta restu, tapi minta restu untuk membangun Riau," katanya.
Jika terpilih sebagai Gubernur Riau, Abdul Wahid menargetkan ekonomi Riau tumbuh diatas 7 persen. Hal itu diyakininya karena Riau memiliki 3 penunjang, yakni SDA dan SDM yang mumpuni, serta letak geografis yang strategis.
"Hal ini bisa terwujud dengan pembangunan infrastruktur yang memadai, supporting terhadap pelabuhan, harus ada tempat (storage), harus ada pasarnya. Semua ini tentu ada peran pemerintah," ungkapnya.
Selain itu, perlu adanya perluasan lapangan kerja dengan serapan tenaga kerja lokal mencapai 60 persen. Dikatakan Abdul Wahid, pemerintah harus mendorong penanaman investasi di Riau.
"Jika saya terpilih, kedepannya pertumbuhan ekonomi harus tumbuh diatas 7 persen, karna punya kita SDA, SDM dan letak geografis. Kita ini daerah kaya, namun selama ini jadi pemasok bahan baku saja, kedepan harus fokus pada hilirisasai, menuju green ekonomi dan green industri," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
KPU Resmikan Jadwal Pilkada Serentak 2020, Kampanye Mulai 26 September
34 DPD dan 10 Ormas Golkar Dukung Airlangga Hartarto Nyapres 2024
DPR Sepakati Rp 5,2 Triliun Dana Tambahan untuk Pilkada Serentak
Bagi-bagi Tumpeng di HUT ke-48, Zukri Minta Kader PDIP Terus Berkontribusi untuk Masyarakat
Wasekjen Demokrat Minta Moeldoko Kesatria Mundur dari KSP
Diskusi Daring SKPP Bawaslu Riau Kelas III, Ini Kata Neil Antariksa
Prabowo: Gerindra Siap Dizalimi dan Difitnah
PDIP Sebut Tudingan Demokrat Risma Membayangi Kerja Anies Cenderung Provokatif
Jelang Pemilu 2024, Peran Media Harus Optimal
Musim Tanam 2020, PPP dan STII Inhil Dampingi Poktan Tanjung Jaya
Update Polling Calon Gubernur Riau: Abdul Wahid dan Syahrul Aidi Berkejaran, Firdaus Paling Sedikit
Bentuk Kader Loyalis, PKB Inhil Sudah Gelar PKP di 8 Kecamatan