Pilihan
DPW Jema'ah Syatariah Riau Minta Mubaligh dan Alim Ulama Ajak Jemaah Menangkan Wahid-Hariyanto
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jema'ah Syatariah Provinsi Riau menyatakan dukungan dan siap memenangkan pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Nomor Urut 1, Abdul Wahid-SF Hariyanto pada Pilkada Serentak yang digelar 27 November 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan Ketua DPW Jema'ah Syatariah Riau, H Zaitun Abidin Tk.sidi. MPd saat silaturahmi sekaligus kampanye dialogis Cawagub Riau bersama Jemaah Syatariah Provinsi Riau, Jumat (1/11/2024) di Hotel Mona Plaza Pekanbaru.
Zaitun Abidin mengatakan, jika pengurus Jema'ah Syatariah di kabupaten kota se-Riau ada sebanyak 350 orang. Sedangkan Jema'ah Syatariah itu lebih kurang mencapai 20 ribu orang. Selain itu, terdapat masjid, mushala dan surau di bawah bimbingan Jema'ah Syatariah.
- Mafirion Sosialisasikan 4 Pilar di Pulau Kijang Indragiri Hilir: Tingkatkan Kesadaran
- Ustadz Yurnalis Sebut Abdul Wahid Sosok Pemimpin yang Merangkul
- Dihadapan Ribuan Warga Kuansing, Abdul Wahid Minta Restu Maju Pilgubri
- PKB Usung Ferryandi dan Dani Maju Pilkada Inhil 2024, Iwan Taruna: Survei Keduanya Tertinggi
- Mantapkan Langkah Maju Pilgub, Pasangan Cagubri Wahid-SF Hariyanto Minta Tunjuk Ajar LAM Riau
"Dari tiga calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, kami pengurus DPW Jema'ah Syatariah Riau sepakat untuk mendukung dan memenangkan Pak Abdul Wahid-SF Hariyanto," kata Zaitun Abidin.
Karena itu, ia meminta para mubalig, alim ulama dan tokoh-tokoh dan pengurus Syatariah kabupaten kota, agar dapat menyampaikan kepada seluruh jemaah bahwa Jema'ah Syatariah telah sepakat untuk memenangkan Abdul Wahid-SF Hariyanto sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode.
"Apakah kita siap memenangkan Pak Abdul Wahid-SF Hariyanto menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. Siap?" ucap Zaitun Abidin disambut siap ratusan pengurus dan jemaah Syatariah yang hadir dalam silaturahmi tersebut.
Untuk itu, ia juga meminta seluruh Jema'ah Syatariah di kabupaten kota se-Provinsi Riau untuk mendoakan dan mendukung Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang mengusung slogan Bermarwah (Bersama Membangun Riau Wahid-Hariyanto).
"Mari kita doakan semoga Pak Abdul Wahid-SF Hariyanto bisa terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, sehingga kedepan bisa memperhatikan kita Jema'ah Syatariah," ujarnya.
Sebab menurutnya, selama ini banyak masjid dan mushala yang dibangun oleh Jema'ah Syatariah tanpa ada dukungan dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau, namun bantuan dana dari swadaya jemaah dan masyarakat.
"Maka dengan dukungan para mubaligh dan alim ulama dan jemaah Syatariah untuk Pak Abdul Wahid-SF Hariyanto, kedepan masjid, mushala maupun surau dan pondok pesantren Jema'ah Syatariah Provinsi Riau mendapat perhatian penuh kedepannya," kata Zaitun lagi.
Sementara itu, Cawagub Riau SF Hariyanto menyatakan komitmen untuk membawa perubahan Riau kedepan lebih baik. Dimana ia juga menyampaikan program-program yang dititipkan Ustad Abdul Somad untuk umat, termasuk Jema'ah Syatariah.
"Terima kasih tak terhingga atas doa dan dukungan Jema'ah Syatariah Provinsi Riau yang bersedia bersama-sama memangkan kami bersama Pak Abdul Wahid menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau," ungkapnya.
.png)

Berita Lainnya
Aktifkan Ketua Harian, Ini Susunan Lengkap Pengurus PKB Riau 2021 - 2026
DPR Didorong Tingkatkan Pengawasan Netralitas Pj Kepala Daerah
Bermunculan Sayap Partai Dukung Moeldoko di Riau, Ini Kata DPD Demokrat Riau
KPU RI Resmi Ajukan Banding Terkait Putusan PN Jakpus Tunda Pemilu
Pilkada Jalur Independen, KPU : 7,5 Persen dari DPT Terakhir
Di Tengah Pandemi Corona, KPU Riau Tunggu Arahan Pusat Soal Tahapan Pilkada
Anak Buah AHY Sindir Kubu Moeldoko, Sebut Berani Gugat Tapi Tidak Berani Hadir di Sidang
KPU Resmikan Jadwal Pilkada Serentak 2020, Kampanye Mulai 26 September
Selain Konser, KPU Izinkan Bazar dan Jalan Santai di Pilkada
AHY Copot 21 Petinggi Demokrat di Daerah, Termasuk Ketua DPD Kepri Apri Sujadi
PKB Kembali Usung Iyeth Bustami Rebut Kursi Dapil Riau 1 DPR RI
Yasonna Beri Demokrat KLB Waktu Tujuh Hari Lengkapi Dokumen