Pilihan
Mantapkan Langkah Maju Pilgub, Pasangan Cagubri Wahid-SF Hariyanto Minta Tunjuk Ajar LAM Riau
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM- Pasangan Bakal Calon Gubernur Abdul Wahid-SF.Hariyanto berkunjung ke kantor Lembaga Adat Melayu (LAMR) Provinsi Riau, Selasa, (20/8/24)
Setelah berkunjung ke LAMR dibeberapa Kabupaten/kota, hari ini pasangan Abdul Wahid-SF. Hariyanto menyempurnakan langkah untuk maju dalam helatan Pilkada Riau November menadatang.
Abdul Wahid dalam kata pembukanya menegaskan bahwa, motivasi maju dalam helatan pilkada riau karna banyak diminta dan dorong oleh para tokoh.
- Mafirion Sosialisasikan 4 Pilar di Pulau Kijang Indragiri Hilir: Tingkatkan Kesadaran
- DPW Jema'ah Syatariah Riau Minta Mubaligh dan Alim Ulama Ajak Jemaah Menangkan Wahid-Hariyanto
- Ustadz Yurnalis Sebut Abdul Wahid Sosok Pemimpin yang Merangkul
- Dihadapan Ribuan Warga Kuansing, Abdul Wahid Minta Restu Maju Pilgubri
- PKB Usung Ferryandi dan Dani Maju Pilkada Inhil 2024, Iwan Taruna: Survei Keduanya Tertinggi
"Maksud kami datang bukan sembarang datang, datang untuk minta tunjuk ajar, kami sudah bulatkan tekad dan sudah punya tiket untuk maju, awalnya banyak diminta dan dorong oleh tokoh agar kami maju pada pesta demokrasi Pilkada Riau," ungkap Wahid.
Pasangan Cagubri ini juga beekomitmen jika terpilih akan merangkul semua pihak untuk bersama membangun, termasuk membangun dengan pesan nilai budaya, akan libatkan LAMR.
"Melayu ini identik dengan islam, adat dan lembaga harus terus menjadi filosofi hidup dalam semua aspek, kami berkomitmen mambangun riau ini akan melibatkan semua pihak, termasuk LAMR, supaya yang dibangun ada pesan nilai," lanjut Wahid.
Sementara pihak LAMR sendiri hadir Ketua Dewan Pimpinan Haria Harian (DPH) Datuk Sri Taufik Ikram Jamil dan para datuk yang menyambut kedatanhan pasangan Cagubri ini.
Dalam sambutan tunjuk ajarnya ia mengingatkan agar tetap berpegang nilai agam dan adat melayu.
"Dalam pasal tunjuk ajar melayu, pasal ke 3 nya kepemimpinan, yang pertama taat kepada Allah SWT, kedua taat kepada orang tua, sehingga kepemimpinan di negri melayu erat dengan nilai islam dan nilai adat sebagai pegangan.
Dikatankan Datuk Ikram "Kepemimpinan di negri melayu tidak boleh lepas dari 3 instrumen penting, ibarat petuah tali kapal berpilin 3, yaitu ulama, umara dan adat, saling terkait, agar kepemimpinan dapat menaungi rakyat," sebut Taufik yang juga sastrawan ini.
.png)

Berita Lainnya
Direstui PKB, Abdul Wahid Bakal Jadi Penantang Syamsuar di Pilgub Riau
Warga Bongkar Daging Ilegal yang Dimusnahkan, Polisi Langsung Sidak Pasar Bengkalis
Diskusi Publik HMI: Penegakan Hukum di Pelalawan Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
Diberi Gelar Datuk Panglimo Ompu Alam Bosa, Danrem 031/WB : Semoga Bisa Berkontribusi Positif pada Adat
Tinjau Operasi Pasar, Hj Zulaikhah Harap Pasar Murah Ringankan Beban Masyarakat
Usai Bertemu Ganjar Pranowo, Zulher Langsung Turun Temui Masyarakat Berikan Bantuan
Tim Satgas Inhil Gencar Tangani Kasus Luar Biasa Malaria di Desa Kuala Selat
Mantan Bupati Inhil 2 Periode Resmi Dilantik sebagai Pengacara
Wardan Harapkan Komika Jadi Wadah Tingkatkan Kualitas Seni di Inhil
Kurang Kesadaran, Pengumpulan Mobnas Pemda Pelalawan Tak Berjalan Mulus
Setelah Pekanbaru-Kampar, SPAM Inhu-Inhil Segera Dibangun
Abdul Wahid Janji Rangkul Semua Elemen Masyarakat Usai Dilantik sebagai Gubernur Riau